John Herdman Hadapi Debut Krusial di FIFA Series 2026, PSSI Bidik Pondasi Kuat Timnas

Author Image

Irfan

27 Februari 2026

john herdman, timnas indonesia, pssi, fifa series 2026, kualifikasi piala dunia 2026

Era baru kepelatihan Tim Nasional Indonesia resmi bergulir dengan penunjukan sebagai arsitek utama. Pelatih asal Inggris ini akan menjalani debut krusialnya pada ajang yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang. Penunjukan Herdman datang setelah serangkaian dinamika di kursi kepelatihan Garuda, menyusul kegagalan melaju ke Piala Dunia 2026.

Sebelum Herdman, tongkat estafet kepelatihan Timnas Indonesia sempat dipegang oleh Patrick Kluivert dari Januari hingga Oktober 2025. Kluivert sendiri menggantikan Shin Tae-yong yang kontraknya berakhir pada Januari 2025. PSSI memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Shin Tae-yong demi evaluasi menyeluruh dan mencari pemimpin yang dinilai mampu menerapkan strategi serta komunikasi yang lebih baik. Sayangnya, di bawah arahan Kluivert, perjalanan Timnas Indonesia di harus terhenti di putaran keempat. Skuad Garuda menelan kekalahan dari Arab Saudi dengan skor 2-3 dan juga takluk dari Irak, mengakhiri mimpi tampil di ajang sepak bola tertinggi dunia tersebut.

Kini, sorotan tertuju pada John Herdman. Debutnya akan tersaji dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 dan 30 Maret 2026. Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi tiga negara lain: Bulgaria dari UEFA, Kepulauan Solomon dari OFC, serta Saint Kitts dan Nevis dari CONCACAF. Pertandingan perdana Herdman adalah melawan Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret 2026.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya ajang ini sebagai panggung uji coba. “Ajang ini tak hanya menjadi uji coba yang baik bagi pelatih baru, John Herdman, tapi juga kesempatan bagi para pemain timnas untuk menjajal kemampuan dan gaya bermain berbeda dari konfederasi berbeda,” ujar Erick Thohir. Ia juga mengingatkan agar Timnas Indonesia mewaspadai gaya bermain Saint Kitts dan Nevis yang mengadopsi ‘British football style’ dan mengandalkan serangan balik.

Target yang diemban Herdman tidaklah ringan. PSSI menargetkannya untuk membawa Timnas Indonesia mencapai perempat final Piala Asia 2027, sebelum kemudian membidik kelolosan ke Piala Dunia 2030. Meskipun target jangka panjang PSSI untuk Piala Dunia adalah edisi 2034, peluang untuk 2026 tetap ingin dimaksimalkan.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, turut memberikan pandangannya. Ia mengaku sedih atas kegagalan Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026, namun melihat harapan besar untuk edisi 2030. Shin Tae-yong juga menunjukkan dukungannya kepada John Herdman, menyatakan bahwa suasana di Timnas Indonesia kini telah berubah menjadi lebih baik. “Sekarang pelatih Timnas Indonesia baru ya, dan suasananya sangat baik juga, sudah berubah jadi baik,” kata Shin Tae-yong. Ia optimistis sepak bola Indonesia akan terus berkembang di bawah arahan pelatih baru.

Selain itu, PSSI juga membuka potensi untuk menambah pemain naturalisasi guna memperkuat skuad di bawah John Herdman, terutama dalam upaya menuju Piala Dunia 2030. Di sisi lain, Timnas Indonesia U-23 juga memiliki peluang untuk meraih medali pada ajang Asian Games 2026 di Nagoya. Dengan berbagai agenda dan tantangan di depan, transisi kepelatihan ini diharapkan dapat membawa Timnas Indonesia menuju prestasi yang lebih tinggi di kancah internasional.