Juventus Dihajar Galatasaray 5-2, Spalletti: ‘Tiga Langkah Mundur’

Author Image

Hodak

22 Februari 2026

Trending Image 1771697348

Raksasa Italia, , tengah berada dalam periode kelam setelah menelan kekalahan telak 5-2 dari pada leg pertama babak playoff 2025/2026. Hasil memalukan di Istanbul pada Selasa, 17 Februari 2026, dini hari WIB, ini membuat pelatih terguncang dan timnya di ambang eliminasi dari kompetisi elite Eropa.

Spalletti, yang baru ditunjuk sebagai pelatih kepala Juventus pada 30 Oktober 2025, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Ia secara blak-blakan menyatakan bahwa timnya telah mengalami kemunduran signifikan. “Kami mengakhiri babak pertama dengan buruk, mencoba mengembalikan sedikit ketertiban, tetapi kami benar-benar kehilangan kepribadian dan karakter. Kami mundur bukan satu langkah, tetapi tiga langkah,” ujar Spalletti, seperti dikutip dari Sky Italia. Pelatih berusia 66 tahun itu juga menekankan pentingnya tindakan nyata. “Mulai sekarang, kata-kata tidak ada gunanya jika tidak disertai dengan tindakan. Kita harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan atas keputusan yang kita buat selama pertandingan,” tambahnya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Rams Park, Istanbul, Galatasaray tampil beringas di hadapan pendukungnya. Lima gol tuan rumah dicetak oleh Noa Lang yang memborong dua gol, serta masing-masing satu gol dari Gabriel Sara, Davinson Sanchez, dan Sacha Boey. Juventus hanya mampu membalas dua gol melalui brace Teun Koopmeiners. Penderitaan Bianconeri semakin bertambah setelah Juan Cabal diganjar kartu merah pada menit ke-67, membuat mereka harus bermain dengan 10 pemain di sisa pertandingan.

Kemenangan telak ini disambut euforia oleh kubu Galatasaray. Pelatih Okan Buruk menyebut hasil ini sebagai momen bersejarah. “Ini adalah pertandingan yang tak terlupakan, baik untuk sejarah kami maupun untuk sejarah sepak bola Turki,” kata Okan Buruk dalam laman UEFA. Ia juga memuji perjuangan timnya melawan klub sebesar Juventus dan berterima kasih kepada para suporter yang luar biasa.

Kekalahan ini menempatkan Juventus dalam posisi yang sangat sulit untuk melaju ke babak 16 besar. Mereka wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal empat gol pada leg kedua yang akan digelar di Allianz Stadium, Turin, pada 26 Februari 2026, jika ingin memaksakan perpanjangan waktu. Tantangan ini semakin berat mengingat performa Juventus yang sedang menurun drastis. Tim asal Turin itu belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi, dengan tiga di antaranya berakhir dengan kekalahan.

Krisis Juventus semakin nyata setelah mereka kembali menelan kekalahan di ajang Serie A. Pada Sabtu, 21 Februari 2026, Juventus dipermalukan Como 0-2 di kandang sendiri, Stadion Allianz. Hasil ini membuat Juventus tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Liga Italia, terpaut satu angka dari AS Roma di posisi keempat, yang semakin mempersulit langkah mereka untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Sementara itu, Galatasaray dikabarkan akan diperkuat kembali oleh penyerang andalannya, Victor Osimhen, yang sempat absen karena masalah lutut, untuk leg kedua di Turin.