Juventus harus menelan pil pahit di kandang sendiri setelah dipermalukan Como dengan skor 0-2 dalam lanjutan pekan ke-26 Serie A musim 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Allianz Stadium, Turin, pada Sabtu (21/2/2026) malam WIB ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Bianconeri untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Kekalahan ini merupakan yang ketiga bagi Juventus dalam sepekan terakhir di berbagai kompetisi, menambah daftar panjang hasil minor yang membuat posisi mereka di klasemen sementara Serie A kian terjepit. Sementara itu, Como asuhan Cesc Fabregas melanjutkan performa impresif mereka dengan mencuri tiga poin penting di markas tim raksasa.
Jalannya Pertandingan: Como Unggul Cepat, Juventus Tak Berdaya
Sejak awal laga, Como menunjukkan keberanian dan determinasi tinggi. Tim tamu berhasil mengejutkan publik Allianz Stadium ketika Mergim Vojvoda sukses membobol gawang Juventus pada menit ke-11. Gol tersebut tercipta setelah Vojvoda menerima umpan dari Tasos Douvikas, melewati Teun Koopmeiners, dan melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang yang tak mampu dijangkau kiper Michele Di Gregorio.
Juventus yang diasuh Luciano Spalletti mencoba merespons. Kenan Yildiz sempat menciptakan peluang pada menit kelima, namun tembakannya masih bisa diamankan kiper Como, Jean Butez. Upaya-upaya lain dari Lois Openda dan Francisco Conceicao juga gagal membuahkan hasil berkat penampilan solid Butez di bawah mistar gawang Como.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Juventus justru kembali kebobolan di babak kedua. Pada menit ke-61, Maxence Caqueret berhasil menggandakan keunggulan Como. Gol ini berawal dari serangan balik cepat, di mana Lucas da Cunha mengirim umpan terobosan kepada Perrone yang kemudian diteruskan ke Caqueret, yang dengan tenang menaklukkan Di Gregorio.
Tren Negatif Juventus dan Kebangkitan Como
Hasil minor ini memperpanjang krisis Juventus. Sebelumnya, Bianconeri baru saja menelan kekalahan telak 2-5 dari Galatasaray di Liga Champions dan juga takluk dari Inter Milan. Pelatih Luciano Spalletti kini menghadapi tugas berat untuk membangkitkan timnya yang sedang terpuruk. “Kami mundur 3 langkah,” ujar Spalletti setelah kekalahan di Liga Champions, menggambarkan situasi sulit yang kini semakin parah.
Di sisi lain, Como datang ke Turin dengan bekal performa yang menjanjikan. Sebelum laga ini, tim asuhan Cesc Fabregas berhasil menahan imbang AC Milan 1-1 di San Siro pada Rabu (18/2/2026) dan bahkan menyingkirkan Napoli dari Coppa Italia. Fabregas, yang dikenal dengan filosofi kepelatihannya, menegaskan komitmennya di Como. “Banyak orang pergi ke klub besar dan pergi dalam tiga minggu. Saya sangat tenang,” ujarnya dalam wawancara sebelumnya, menunjukkan fokusnya pada proyek jangka panjang di Como.
Implikasi Klasemen Serie A
Kekalahan ini membuat Juventus tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan 46 poin. Posisi mereka di zona Liga Champions semakin terancam, mengingat Como kini membayangi di peringkat keenam dengan 45 poin, hanya terpaut satu angka. Persaingan menuju empat besar Serie A musim 2025/2026 dipastikan akan semakin ketat hingga akhir musim.