Musim 2026 K League 1 yang baru dimulai pada 28 Februari lalu telah menyajikan drama dan kejutan di setiap pekannya. Setelah pembukaan yang memecahkan rekor jumlah penonton, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Korea Selatan ini memasuki pekan keempat dengan sejumlah pertandingan krusial yang mengubah peta persaingan awal musim.
Jeonbuk Hyundai Motors Akhirnya Pecah Telur
Juara bertahan Jeonbuk Hyundai Motors akhirnya berhasil meraih kemenangan perdana mereka di musim 2026. Setelah awal musim yang kurang memuaskan, termasuk kekalahan mengejutkan 2-3 dari tim promosi Bucheon FC 1995 di pekan pertama, Jeonbuk sukses menundukkan FC Anyang 2-1 dalam laga kandang di Stadion Piala Dunia Jeonju pada 18 Maret lalu.
Kemenangan ini terasa istimewa berkat kontribusi signifikan Lee Seung-woo yang kembali masuk dalam daftar Best 11 Pekan Ke-4 setelah absen 220 hari. Penampilannya yang lincah dan penuh dribel menjadi kunci kebangkitan tim. Gol penentu kemenangan Jeonbuk dicetak oleh Bruno Mota di menit-menit akhir pertandingan, tepatnya menit ke-86, melawan mantan klubnya. Hasil ini mengangkat Jeonbuk ke posisi keenam klasemen sementara dengan lima poin dari satu kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Daejeon Hana Citizen dan FC Seoul Raih Hasil Gemilang
Pekan keempat juga menjadi momen penting bagi Daejeon Hana Citizen yang berhasil meraih kemenangan pertama mereka musim ini. Setelah tiga hasil imbang beruntun, Daejeon mengalahkan Incheon United 3-1. Masatoshi Ishida, Diogo Oliveira, dan Um Won-sang masing-masing mencetak gol pembuka rekening mereka musim ini, dengan Um Won-sang tampil sangat berpengaruh setelah masuk dari bangku cadangan. Atas performa impresifnya, Diogo dari Daejeon dinobatkan sebagai MVP Pekan Ke-4, dan Daejeon juga terpilih sebagai Tim Terbaik. Pertandingan antara Incheon dan Daejeon juga dinobatkan sebagai Laga Terbaik Pekan Ke-4.
Sementara itu, FC Seoul melanjutkan start sempurna mereka di musim ini. Tim ibu kota ini berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan dengan meraih kemenangan 1-0 atas Pohang Steelers. Gol penentu dicetak oleh Cho Young-wook, yang menunjukkan ketajaman klinisnya dengan dua gol dari empat tembakan tepat sasaran musim ini. FC Seoul kini kokoh di puncak klasemen bersama Ulsan HD FC, keduanya dengan rekor sempurna tiga kemenangan dari tiga pertandingan.
Sorotan Lain dan Perubahan Aturan Musim 2026
Musim 2026 K League 1 yang disponsori oleh Hana Bank ini diikuti oleh 12 tim. Dua tim promosi, Bucheon FC 1995 dan Incheon United, menambah dinamika kompetisi. Bucheon bahkan langsung membuat kejutan dengan mengalahkan juara bertahan Jeonbuk di laga pembuka. Di sisi lain, Suwon FC dan Daegu FC harus terdegradasi ke K League 2.
Beberapa perubahan aturan signifikan juga diterapkan musim ini. Kuota pemain asing dihapuskan, meskipun maksimal lima pemain asing tetap diizinkan berada di lapangan atau dalam skuad pertandingan. Larangan kiper asing juga dicabut setelah 26 tahun, dan setiap tim kini diizinkan melakukan lima pergantian pemain, sementara aturan wajib penampilan pemain U22 ditiadakan.
Di papan atas, Ulsan HD FC juga mempertahankan rekor sempurna mereka, menunjukkan dominasi awal musim. Sementara di papan bawah, Incheon United dan Jeju SK FC masih berjuang mencari performa terbaik dengan masing-masing hanya mengumpulkan satu poin. Yago Cariello dari Ulsan HD memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara dengan empat gol, diikuti oleh Lee Dong-Jun (Jeonbuk) dan Stefan Mugoša (Incheon) dengan tiga gol.
Menyongsong Pekan Ke-5
Pekan kelima K League 1 2026 akan menyajikan beberapa pertandingan menarik, termasuk duel antara Daejeon Hana Citizen melawan Jeonbuk Hyundai Motors, serta FC Seoul yang akan menjamu Gwangju FC. Daejeon saat ini memimpin liga dalam hal dribel sukses dengan 14 kali, sementara Jeonbuk memiliki tingkat penyelesaian operan tertinggi di liga (87,9%), menandakan kekuatan mereka dalam penguasaan bola. Pertandingan-pertandingan ini diprediksi akan semakin memanaskan persaingan di awal musim K League 1.