PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) telah memberlakukan penambahan jadwal perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Yogyakarta–Solo untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode libur Lebaran 2026. Peningkatan signifikan terjadi pada puncak masa angkutan Lebaran, yakni tanggal 22 hingga 24 Maret 2026, di mana jumlah perjalanan KRL ditingkatkan menjadi 34 kali per hari.
Sebelumnya, dalam kondisi normal, KRL Jogja-Solo melayani 27 perjalanan setiap harinya. Penambahan jadwal ini dilakukan secara bertahap. Pada periode 20-21 Maret dan 25-29 Maret 2026, jumlah perjalanan telah ditingkatkan menjadi 31 kali per hari. Khusus untuk periode 22-24 Maret 2026, yang diproyeksikan sebagai puncak mobilisasi masyarakat, KAI Commuter menambah kembali perjalanan hingga mencapai 34 kali per hari.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat. “Prediksi puncaknya tanggal 22-24 Maret itu, makanya kami menambah tiga perjalanan perhari menjadi 34 perjalanan,” ujar Karina. Pihaknya memproyeksikan total volume penumpang di Area VI Yogyakarta selama masa angkutan Lebaran 2026 akan mencapai sekitar 678.576 orang, menunjukkan kenaikan sekitar 3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Karina menambahkan bahwa puncak kepadatan penumpang KRL biasanya terjadi pada H+1 dan H+2 Lebaran, saat masyarakat mulai melakukan perjalanan wisata. Stasiun-stasiun yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi meliputi Stasiun Tugu Yogyakarta, Lempuyangan, Purwosari, dan Solo Balapan.
Detail Operasional dan Persiapan KAI Commuter
Layanan KRL Jogja-Solo menghubungkan 13 stasiun, mulai dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) hingga Stasiun Palur di Karanganyar, dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Tarif yang berlaku tetap flat sebesar Rp 8.000 untuk sekali perjalanan, terlepas dari jarak tempuh.
Untuk pembayaran, penumpang dapat menggunakan Kartu Multi Trip (KMT), uang elektronik dari berbagai bank, aplikasi Access by KAI, atau fitur GoTransit di Gojek. KAI Commuter juga mengimbau pengguna untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean panjang, terutama saat jam sibuk dan hari libur.
Dalam rangka memastikan kelancaran operasional, KAI Commuter telah melakukan serangkaian persiapan teknis sejak awal Februari 2026, termasuk inspeksi Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada sarana perkeretaapian dan stasiun. Sebanyak 6 Train Set (TS) disiapkan untuk Commuterline Yogyakarta dan 2 TS untuk Prameks, termasuk sarana cadangan. Selain itu, 371 petugas frontliner, termasuk masinis, kondektur, dan petugas keamanan, serta 15 petugas CS Mobile, disiagakan untuk melayani penumpang.
Sementara itu, layanan Commuter Line Prameks yang melayani rute Yogyakarta-Kutoarjo tetap beroperasi dengan 10 perjalanan setiap harinya. Dengan penambahan perjalanan KRL ini, total kapasitas angkut harian gabungan di Area VI diproyeksikan mencapai 51.956 pengguna selama masa angkutan Lebaran tahun ini.