KAI Targetkan Headway KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Dipangkas Jadi 4-8 Menit

Author Image

Irfan

3 Februari 2026

Ilustrasi. Krl. (foto: Getty Images/fadfebrian)
Ilustrasi. KRL. (Foto: Getty Images/fadfebrian)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan peningkatan headway atau jeda waktu antar kereta di lintas Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Rangkasbitung menjadi maksimal delapan menit. Target ini merupakan bagian dari proyeksi peningkatan kapasitas perkeretaapian yang dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Fokus Peningkatan Headway

FGD yang dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, ini dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi terkait. Mulai dari Sekretariat Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Direktorat Keselamatan Perkeretaapian, Kantor Pusat PT Kereta Api Indonesia (Persero), Daop I Jakarta PT KAI (Persero), PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Senior Representative JICA Indonesia Office, dan Konsultan Oriental Consultant Global (OCG) Co., Ltd.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian, Ferdian Suryo Adhi Pramono, beserta Kepala Seksi Prasarana, B.G. Kunta Wibisana, turut hadir dalam forum tersebut. Dalam unggahan akun Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, disebutkan bahwa forum ini membahas sejumlah hal krusial.

“Pada hari Rabu, 28 Januari 2026 dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) terkait dengan Railway Capacity Enhancement di bawah Loan JICA IP 563 yang digawangi oleh Direktorat Prasarana Perkeretaapian,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Salah satu agenda utama dalam FGD adalah pembahasan mengenai hasil kajian dan proyeksi penumpang commuter line hingga tahun 2035. Rekomendasi kebutuhan untuk memenuhi proyeksi tersebut, kajian pola operasi, serta detail Basic Engineering Design turut didiskusikan.

Secara spesifik, KAI menyoroti peningkatan headway di jalur Stasiun Tanah Abang-Stasiun Rangkasbitung. Targetnya, jeda waktu antar kereta dapat dipersingkat menjadi 4 hingga 8 menit.

“Output dari Project Railway Capacity Enhancement (IP 563) sendiri akan lebih difokuskan pada peningkatan headway di lintas Tanah Abang – Rangkasbitung hingga 4-8 menit,” ujar salah satu perwakilan dalam forum.

DJKA berharap target operasional peningkatan headway ini dapat terealisasi pada pertengahan tahun 2029.