Keluarga Bernard Arnault Kian Kukuh Kuasai LVMH, Kepemilikan Saham Tembus 50 Persen

Author Image

Hodak

26 Februari 2026

bernard arnault, lvmh, agache, christian dior se, industri barang mewah

Keluarga , miliarder asal Prancis yang juga dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia, telah secara signifikan memperkuat kendalinya atas Moët Hennessy Louis Vuitton SE. Kepemilikan saham keluarga Arnault di konglomerat barang mewah global tersebut kini telah melampaui ambang batas 50 persen, mencapai 50,01 persen pada Februari 2026. Angka ini meningkat dari 49,77 persen yang tercatat pada akhir tahun 2025.

Dengan peningkatan kepemilikan saham ini, keluarga Arnault kini memegang 65,94 persen hak suara di LVMH. Langkah strategis ini menegaskan kepercayaan kuat Bernard Arnault dan keluarganya terhadap prospek masa depan LVMH, meskipun industri mewah menghadapi periode yang menantang.

Peningkatan kepemilikan ini terjadi saat saham LVMH mengalami penurunan sekitar 38 persen dari puncaknya pada April 2023, di tengah perlambatan industri mewah global. Keluarga Arnault memanfaatkan kondisi pasar yang melemah ini untuk mengakumulasi saham, memperkuat posisi mereka pada valuasi yang lebih rendah.

Sebagai Chairman dan CEO LVMH, Bernard Arnault telah membangun perusahaan ini menjadi raksasa barang mewah terbesar di dunia, yang bermarkas di Paris. LVMH menaungi lebih dari 75 merek bergengsi, termasuk Louis Vuitton, Christian Dior, Tiffany & Co., Bulgari, Moët & Chandon, Hennessy, Sephora, Fendi, Celine, Loro Piana, dan Tag Heuer.

Pada Januari 2026, LVMH melaporkan pendapatan sebesar €80,8 miliar untuk tahun 2025, menunjukkan penurunan 5 persen secara tahunan. Laba bersih juga tercatat turun 13 persen menjadi €10,9 miliar. Namun, tren kinerja menunjukkan perbaikan pada paruh kedua tahun 2025, dengan pertumbuhan pendapatan organik sebesar 1 persen, mengindikasikan stabilisasi di seluruh grup bisnis.

Bernard Arnault, yang kini berusia 76 tahun, telah lama merencanakan suksesi dan penguatan kendali keluarga. Kelima anaknya—Delphine, Antoine, Alexandre, Frédéric, dan Jean—memegang posisi manajemen puncak di berbagai merek di bawah payung LVMH. Pada Juli 2022, Arnault mengubah struktur hukum perusahaan induknya, , menjadi kemitraan saham gabungan untuk memastikan kendali keluarga jangka panjang atas LVMH, dengan modal yang dipegang secara setara oleh kelima anaknya.

Kekayaan bersih Bernard Arnault terus berfluktuasi, namun ia tetap menjadi salah satu individu terkaya di dunia. Per Desember 2025, Forbes memperkirakan kekayaannya mencapai US$190,4 miliar, sementara Bloomberg Billionaires Index mencatat US$203 miliar. Kapitalisasi pasar LVMH sendiri mencapai sekitar €280 miliar (sekitar $330 miliar) per Februari 2026.

Dalam presentasi hasil tahunan bulan lalu, Bernard Arnault menyatakan bahwa kepemilikan keluarga akan melampaui 50 persen pada tahun ini. “Kami percaya pada apa yang kami lakukan dan kami menunjukkannya dengan cara itu,” ujar Arnault. Langkah ini, menurut juru bicara keluarga, “menjadi bukti kepercayaan kuat Bernard Arnault dan keluarganya terhadap masa depan LVMH.”