Pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan para pengungsi dan relawan pascabencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jelang sepekan pasca-kejadian, Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan logistik tambahan dan membuka posko kesehatan terpadu.
Bantuan Logistik dan Dapur Umum
Dapur umum yang beroperasi hasil kolaborasi dengan pemerintah daerah terus memproduksi ribuan bungkus makanan siap saji setiap harinya. Bantuan logistik dari Kemensos disalurkan dalam tiga tahap. Tahap Tanggap Darurat I meliputi tenda serbaguna, tenda keluarga, tenda gulung, kasur, selimut, paket makanan siap saji, paket lauk pauk, paket makanan anak, sandang anak dan dewasa, serta paket family kit dan kidswear. Tahap Tanggap Darurat II menambahkan bantuan sandang dewasa dan anak, lauk pauk, tenda gulung, paket kidswear, kasur, dan selimut. Tahap Tanggap Darurat III menyalurkan dapur umum lapangan dan toilet portabel.
“Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sesuai tahapan tanggap darurat dan melakukan pendataan secara bertahap agar seluruh dukungan dapat disalurkan tepat kepada warga terdampak,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangan tertulis, Kamis (29/01/2026).
Posko Kesehatan dan Pendataan Korban
Tim Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) juga melakukan verifikasi dan validasi data ahli waris korban meninggal untuk penyaluran santunan duka. Posko kesehatan gabungan didirikan oleh tim kesehatan Sentra Wyata Guna bersama unsur terkait untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi pengungsi dan petugas.
“Data sementara mencatat 34 kepala keluarga (KK) atau 113 jiwa terdampak. Jumlah pengungsi mencapai 184 KK atau 564 jiwa, yang menempati aula Kantor Desa Pasirlangu. Hingga saat ini, 37 korban meninggal dunia telah teridentifikasi, sementara 43 orang masih dalam pencarian,” tutur Gus Ipul.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat sejak 24 Januari 2026 hingga 6 Februari 2026. Dapur umum Dinas Sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Bandung Barat memproduksi sekitar 4.500 bungkus makanan per hari untuk pengungsi, petugas, dan relawan.
Asesmen dan pendataan korban terus dilakukan oleh Kemensos, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, dan Tagana. Aktivitas pencarian dan pertolongan korban juga masih berlangsung.
Detail Bencana
Bencana tanah longsor menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Sabtu, 24 Januari 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut menyebabkan pergerakan tanah di lereng curam hingga menimpa puluhan rumah warga.
Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, diantaranya Direktorat PSKB, BBPPKS Bandung, Sentra Wyata Guna, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI-Polri, Basarnas, aparat kecamatan dan desa, serta Tagana Kabupaten Bandung Barat.