Kevin Durant: “Hell yeah, saya ingin bermain” di Olimpiade LA 2028, Siap Bersaing untuk Timnas Basket AS

Author Image

Hodak

26 Februari 2026

, salah satu pebasket paling berprestasi dalam sejarah Olimpiade Amerika Serikat, secara tegas menyatakan keinginannya untuk kembali membela Timnas Basket AS di . Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi bahwa partisipasinya di Paris 2024 akan menjadi “tarian terakhir” bagi sang bintang.

“Hell yeah, saya ingin bermain,” ujar Durant kepada ESPN. “Saya ingin tampil di lapangan dan membuat [Direktur Pelaksana ] dan siapa pun yang membuat keputusan ingin memasukkan saya ke dalam tim — bukan hanya karena senioritas. Saya ingin tetap membuktikan bahwa saya bisa membantu tim meraih kemenangan.” Durant, yang akan berusia 39 tahun saat Olimpiade LA 2028 berlangsung, menegaskan bahwa ia tidak mengharapkan posisi kehormatan. “Hari ini, ya, saya merasa akan mengajukan nama saya.”

Pernyataan Durant ini muncul di tengah transisi signifikan dalam program USA Basketball. Setelah Olimpiade Paris 2024, tongkat estafet kepelatihan telah berpindah dari Steve Kerr. Kerr, yang memimpin tim meraih medali emas di Paris, sebelumnya telah menyatakan niatnya untuk mundur setelah siklus dua tahun.

USA Basketball kini menunjuk Erik Spoelstra sebagai pelatih kepala Tim Nasional Putra hingga tahun 2028. Spoelstra, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten Kerr di Piala Dunia FIBA 2023 dan Olimpiade Paris 2024, membawa pengalaman berharga dalam kancah internasional. Direktur Pelaksana Grant Hill akan bekerja sama dengan Spoelstra dalam membentuk tim yang kompetitif untuk menghadapi tantangan di kandang sendiri.

Durant sendiri merupakan pemain paling bergelar dalam sejarah basket putra Olimpiade AS, dengan empat medali emas dan rekor pencetak poin terbanyak sepanjang masa Timnas AS di Olimpiade dengan 518 poin. Ia juga mengklarifikasi bahwa narasi “tarian terakhir” yang mengelilingi dirinya, LeBron James, dan Stephen Curry adalah proyeksi media. “Narasi itu, dari mana asal ‘tarian terakhir’ itu? Saya tidak bilang saya tidak akan bermain. LeBron bilang dia tidak akan bermain. Anda tidak mendengar itu dari saya atau Steph,” tegas Durant.

Persaingan di kancah basket internasional semakin ketat, dengan munculnya talenta-talenta global seperti Victor Wembanyama dari Prancis dan Nikola Jokic dari Serbia. Grant Hill mengakui adanya “ketakutan yang tepat” terhadap kekuatan tim-tim internasional. Untuk menghadapi ini, USA Basketball sedang menyusun daftar awal lebih dari 80 kandidat potensial, memadukan pemain berpengalaman dengan talenta muda yang sedang naik daun.

Nama-nama seperti Anthony Edwards, Tyrese Haliburton, Cade Cunningham, Cooper Flagg, Kon Knueppel, Jaren Jackson Jr., dan Paolo Banchero disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk mengisi skuad 2028. Olimpiade Los Angeles 2028 akan menjadi periode transisi krusial bagi program tim nasional, dengan harapan dapat mempertahankan dominasi di kandang sendiri.