Dunia perfilman Hollywood kembali dihebohkan dengan kabar terbaru seputar proyek biopik berjudul Scandalous!. Film ini akan mengangkat kisah cinta terlarang antara aktris ikonik Kim Novak dan entertainer legendaris Sammy Davis Jr. pada era 1950-an. Namun, perhatian publik kini tertuju pada reaksi Kim Novak sendiri yang secara terang-terangan menolak pemilihan Sydney Sweeney untuk memerankan dirinya di layar lebar.
Novak, yang kini berusia 92 tahun, menyatakan bahwa ia “tidak akan pernah menyetujui” casting bintang Euphoria tersebut. Dalam wawancara terbarunya, Novak mengungkapkan kekhawatirannya bahwa Sweeney, dengan citra seksinya, akan membuat film tersebut terlalu fokus pada daya tarik seksual ketimbang esensi hubungan mereka yang lebih dalam. “Dia terlalu menonjol di bagian atas pinggang dan selalu terlihat seksi,” ujar Novak, menambahkan bahwa Sweeney “sama sekali tidak cocok untuk memerankan saya.”
Kisah asmara Kim Novak dan Sammy Davis Jr. pada tahun 1957 memang menjadi salah satu babak paling kontroversial di Hollywood. Di masa itu, hubungan antar-ras masih sangat tabu dan bahkan ilegal di banyak negara bagian Amerika Serikat. Sebuah survei Gallup pada tahun 1958 menunjukkan hanya 4 persen warga Amerika yang menyetujui pernikahan antar-ras. Novak, yang saat itu menjadi bintang papan atas Columbia Pictures, dan Davis Jr., seorang entertainer yang sedang naik daun, bertemu di klub malam Chez Paree di Chicago dan kemudian di sebuah pesta yang diselenggarakan oleh Tony Curtis dan Janet Leigh.
Hubungan mereka dengan cepat menarik perhatian, memicu kemarahan Harry Cohn, kepala studio Columbia Pictures. Cohn menganggap Novak sebagai “properti” studionya dan khawatir hubungan antar-ras tersebut akan merusak citra dan keuntungan studio. Tekanan dari Cohn tidak main-main. Ia diduga meminta bantuan mafia, termasuk Johnny Roselli atau Mickey Cohen, untuk mengancam Davis Jr. Davis Jr. bahkan dilaporkan diculik selama beberapa jam dan diberi ultimatum: menikahi seorang wanita kulit hitam dalam waktu 48 jam atau menghadapi konsekuensi fisik yang mengerikan, seperti kehilangan mata atau patah kaki.
Akibat ancaman tersebut, Sammy Davis Jr. terpaksa menikahi Loray White, seorang penari latar kulit hitam, pada 10 Januari 1958, hanya sembilan hari setelah hubungan rahasianya dengan Novak terungkap di kolom gosip. Pernikahan itu berakhir enam bulan kemudian dengan biaya $25.000.
Meskipun menghadapi tekanan luar biasa, Novak mengenang Davis Jr. dengan penuh kasih. Ia mengatakan, “Saya mencintainya. Dia adalah orang yang memiliki kepolosan masa muda.” Novak juga menambahkan bahwa ia menolak tekanan studio karena merasa itu tidak benar dan percaya bahwa hubungan mereka dapat membantu orang lain menerima hubungan antar-ras. “Saya merasa berada di ambang untuk dapat membantu orang lebih menerima semua ras dan semua jenis hubungan,” ungkapnya. Namun, ia juga mengakui bahwa ia tidak pernah benar-benar jatuh cinta pada Davis Jr.
Film Scandalous! akan disutradarai oleh Colman Domingo, yang juga merupakan lawan main Sweeney di Euphoria. Ini akan menjadi debut penyutradaraan film panjang bagi Domingo. David Jonsson akan memerankan Sammy Davis Jr. Domingo berharap dapat membuat “film yang indah dan manis yang benar-benar tentang kemungkinan cinta, tetapi di bawah banyak mata, mencoba memiliki privasi.” Produksi film ini dijadwalkan dimulai pada musim panas 2025, setelah Sweeney menyelesaikan syuting musim ketiga Euphoria. Sweeney sendiri mengaku “sangat terhormat” untuk memerankan Novak, merasa terhubung dengan perjuangan Novak dalam menghadapi sorotan Hollywood dan kontrol atas citranya.
Selain proyek Scandalous!, Sydney Sweeney juga memiliki beberapa proyek lain yang dinantikan, termasuk musim ketiga Euphoria yang akan tayang pada 12 April 2026, serta adaptasi novel klasik Edith Wharton, The Custom of the Country, di mana ia juga akan bertindak sebagai produser. Ia juga terlibat dalam film live-action Netflix Gundam yang akan memulai produksi pada April 2026.