Aktris ikonik Hollywood, Kim Novak, yang kini berusia 93 tahun, secara terang-terangan menyatakan ketidaksetujuannya terhadap Sydney Sweeney untuk memerankan dirinya dalam film biopik yang akan datang, berjudul Scandalous!. Pernyataan ini muncul dalam sebuah wawancara terbaru dengan The Times of London, di mana Novak mengungkapkan bahwa ia “tidak akan pernah menyetujui” pemilihan Sweeney untuk peran tersebut.
Sebelumnya, aktris berusia 28 tahun, Sydney Sweeney, yang dikenal lewat serial Euphoria, telah menyatakan antusiasmenya untuk memerankan Novak. Pada Oktober 2025, Sweeney sempat mengungkapkan kepada People bahwa ia merasa “sangat terhormat bisa menghidupkan Kim” dan bahwa ia “sangat bersemangat” untuk bertemu dengan Kim Novak. Ia juga merasa kisah Novak, terutama terkait dengan pengawasan Hollywood dan kontrol citra, masih sangat relevan hingga saat ini, dan ia bisa “menghubungkan diri dengan banyak cara berbeda” dengan cerita tersebut.
Namun, Novak memiliki pandangan yang berbeda. Salah satu keberatan utamanya adalah penampilan fisik Sweeney. Ia secara blak-blakan menyebut bahwa Sweeney “menonjol sekali di bagian dada” dan “terlihat seksi sepanjang waktu.” Kekhawatiran Novak lebih lanjut tertuju pada potensi film untuk terlalu menonjolkan sisi seksual dari hubungannya dengan mendiang Sammy Davis Jr., alih-alih fokus pada kesamaan dan koneksi emosional yang mereka miliki.
“Tidak mungkin itu bukan hubungan seksual karena Sydney Sweeney terlihat seksi sepanjang waktu. Dia sama sekali salah memerankan saya,” tegas Novak. Bintang film Vertigo ini khawatir bahwa casting Sweeney akan secara inheren mengarahkan film untuk lebih menekankan aspek seksual hubungan mereka, mengorbankan kedalaman koneksi yang sebenarnya.
Film Scandalous! sendiri akan mengeksplorasi kisah asmara nyata antara Novak dan Sammy Davis Jr. pada tahun 1950-an. Colman Domingo, yang juga dikenal dari Euphoria, ditunjuk sebagai sutradara, dengan David Jonsson memerankan Sammy Davis Jr. Proyek ini pertama kali diumumkan pada tahun 2024 dan direncanakan akan dipercepat produksinya setelah musim ketiga Euphoria selesai syuting. Namun, status produksi film ini saat ini masih belum jelas dan perkembangannya tampak terhenti.
Novak sendiri sebelumnya telah menyatakan kepada The Guardian pada Agustus 2025 bahwa ia tidak menganggap hubungannya dengan Davis Jr. sebagai sesuatu yang “skandal.” Ia menjelaskan, “Dia adalah seseorang yang sangat saya sayangi. Kami memiliki begitu banyak kesamaan, termasuk kebutuhan untuk diterima apa adanya dan apa yang kami lakukan, daripada bagaimana penampilan kami.” Hubungan mereka pada tahun 1957 memang memicu skandal di tengah rasisme yang merajalela saat itu, bahkan bos Columbia Pictures, Harry Cohn, mengancam Davis Jr. dengan kekerasan jika hubungan tersebut berlanjut.
Meskipun telah pensiun dari dunia akting sejak tahun 1990-an, Kim Novak, yang didiagnosis bipolar pada tahun 2013, masih mengikuti perkembangan Hollywood. Ia menekankan pentingnya otentisitas dalam penceritaan kisah hidupnya, sebuah hal yang ia khawatirkan tidak akan tercapai dengan pemilihan Sydney Sweeney.