Kombouaré Hadapi Ujian Berat, Paris FC Jamu Nice dalam Misi Selamat dari Degradasi Ligue 1

Pertarungan sengit di papan bawah akan tersaji hari ini, Minggu (1/3/2026), saat menjamu di Stade Jean Bouin. Laga ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim yang tengah berjuang mati-matian untuk menjauh dari ancaman degradasi di kompetisi kasta tertinggi .

Paris FC, yang baru kembali ke Ligue 1 setelah 46 tahun absen dan promosi dari Ligue 2 musim lalu, saat ini menempati posisi ke-15 dengan 23 poin dari 23 pertandingan. Mereka hanya terpaut satu peringkat dari zona play-off degradasi, meskipun memiliki selisih enam poin yang cukup aman dari posisi ke-16. Sementara itu, OGC Nice berada satu tingkat di atas Paris FC, di posisi ke-14, dengan raihan 24 poin dari jumlah laga yang sama.

Performa Inkonsisten Jadi Sorotan

Kedua tim datang ke pertandingan ini dengan catatan performa yang kurang meyakinkan. Paris FC hanya berhasil meraih satu kemenangan dari 13 pertandingan liga terakhir mereka, yakni saat mengalahkan Nantes 2-1 pada 18 Januari. Tim ibu kota ini juga belum pernah memenangkan pertandingan kandang sejak 3 Oktober, dengan empat kemenangan terakhir mereka justru diraih di laga tandang. Di sisi lain, Nice juga hanya mencatatkan satu kemenangan di Ligue 1 sejak penunjukan Claude Puel sebagai manajer pada 29 Desember. Pekan lalu, mereka harus puas bermain imbang 3-3 melawan Lorient setelah kebobolan gol penyama kedudukan di menit ke-94, padahal sempat unggul 3-1.

Secara statistik, Nice menunjukkan ketajaman di lini serang dengan 30 gol musim ini, jumlah terbanyak di antara tujuh tim terbawah Ligue 1. Namun, lini pertahanan mereka menjadi sorotan karena telah kebobolan 43 gol, lebih banyak dari tim manapun kecuali Metz yang berada di dasar klasemen. Paris FC sendiri telah mencetak 27 gol dan kebobolan 40 gol.

Pergantian Pelatih dan Absennya Pemain Kunci

Menjelang laga krusial ini, Paris FC telah melakukan pergantian pelatih pada 22 Februari 2026, menunjuk Antoine Kombouaré sebagai juru taktik baru menggantikan Stéphane Gilli. Penunjukan Kombouaré, yang dikenal sebagai ‘pemadam kebakaran’ dalam situasi sulit, menunjukkan betapa seriusnya Paris FC dalam misi bertahan di Ligue 1.

Dalam pertemuan terakhir kedua tim musim ini, Paris FC berhasil menahan imbang Nice 1-1 di Allianz Riviera, di mana mereka membutuhkan penalti di menit ke-88 untuk mengamankan satu poin. Untuk laga kali ini, Paris FC akan kehilangan Samir Chergui, Hamary Traoré, dan Pierre-Yves Hamel karena cedera. Gelandang Ilan Kebbal menjadi pemain kunci Paris FC dengan 8 gol dan 4 assist. Sementara itu, Nice menghadapi daftar cedera yang lebih panjang, termasuk Mohamed Abdelmonem, Moise Bombito, Isak Jansson, Youssouf Ndayishimiye, dan Elye Wahi. Sofiane Diop diharapkan menjadi motor serangan Nice, mengingat tim tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di mana ia mencetak gol.

Pertandingan ini tidak hanya menawarkan tiga poin penting, tetapi juga momentum psikologis bagi tim yang berhasil meraih kemenangan untuk menjauh dari zona merah Ligue 1.