Komisaris PTRO Erwin Ciputra Kembali Borong 300 Ribu Saham Petrosea di Tengah Tekanan Pasar

erwin ciputra, pt petrosea tbk, ptro, transaksi saham, komisaris

, yang menjabat sebagai Komisaris (), kembali menunjukkan kepercayaan terhadap emiten jasa pertambangan tersebut dengan melakukan pembelian saham. Pada 13 Maret 2026, Erwin Ciputra memborong sebanyak 300.000 lembar saham PTRO.

Transaksi ini dilakukan dengan harga Rp4.520 per saham, sehingga total dana yang digelontorkan mencapai sekitar Rp1,35 miliar. Melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Erwin Ciputra menyatakan bahwa tujuan dari pembelian saham ini adalah untuk investasi dengan status kepemilikan langsung.

Dengan penambahan ini, porsi kepemilikan saham Erwin Ciputra di PTRO kini meningkat menjadi 11.354.000 lembar saham, atau setara dengan 0,1126% dari total saham beredar. Angka ini naik dari kepemilikan sebelumnya yang tercatat sebanyak 11.054.000 lembar saham atau 0,1096%.

Aksi akumulasi saham ini bukan kali pertama dilakukan oleh Erwin Ciputra. Sebelumnya, pada 26 Januari 2026, ia juga telah membeli 400.000 lembar saham PTRO. Pembelian kala itu dilakukan pada harga Rp9.138 per saham, dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp3,65 miliar.

Pembelian berulang oleh Erwin Ciputra ini terjadi di tengah dinamika pergerakan harga saham PTRO yang cenderung bergejolak. Saham PTRO sempat mengalami tekanan signifikan, bahkan anjlok 14,87% hingga menyentuh level auto reject bawah (ARB) di Rp7.300 per saham pada 28 Januari 2026. Dalam sebulan terakhir hingga Rabu, 25 Maret 2026, saham PTRO tercatat merosot 28,57% dan anjlok 56,52% sepanjang tahun berjalan.

Pada perdagangan Rabu, 25 Maret 2026, saham PTRO dibuka menghijau di level Rp4.420. Hingga sesi siang, saham emiten yang terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu ini berhasil naik 9,95% ke level Rp4.750. Erwin Ciputra sendiri juga dikenal sebagai Presiden Direktur PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), perusahaan petrokimia terkemuka di Indonesia.