JAKARTA – Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja spesifik ke Sumatera Barat pada Kamis, 22 Januari 2026, untuk memantau langsung pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang. Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meninjau Huntara Danantara di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.
Progres Cepat Pembangunan Huntara
Project Manager PT Nindya Karya, Syafriwal, melaporkan bahwa pembangunan 40 unit huntara di Batang Anai telah mencapai 90 persen progres. Pengerjaan yang merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI Prabowo Subianto ini hanya memakan waktu delapan hari kerja dan ditargetkan rampung pada 24 Januari 2026. Proyek ini melibatkan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pendukung, termasuk Semen Indonesia Group (SIG), MIND ID, Pegadaian, Pertamina, PLN untuk kelistrikan, dan Telkom untuk jaringan komunikasi.
Selain di Batang Anai, pembangunan huntara juga dilakukan di lokasi lain. Di Kabupaten Agam, terdapat dua lokasi: Linggai Duo Koto dengan 20 unit huntara dan progres 70 persen, serta Bancah dengan 35 unit yang baru mencapai 15 persen progres. Sementara itu, di Kabupaten Tanah Datar, 28 unit huntara di kawasan Malalo telah mencapai 60 persen progres.
Apresiasi dan Harapan dari Pemerintah Daerah
Bupati Padang Pariaman, John Kennedy Azis, menyampaikan apresiasi mendalam atas kinerja Nindya Karya dan BUMN pendukung. Ia menilai pembangunan huntara di Batang Anai melampaui ekspektasi, dengan penyelesaian yang hampir rampung dalam delapan hari, jauh lebih cepat dari perkiraan awal dua pekan. Fasilitas tambahan seperti lapangan mini soccer, balai pertemuan, dan area bermain anak turut diapresiasi sebagai nilai tambah.
“Terima kasih Pak Andre Rosiade, terima kasih Danantara dan Nindya Karya. Ini di luar target dan ekspektasi kami. Saya kira dua minggu baru selesai, ternyata delapan hari sudah hampir rampung, ditambah fasilitas mini soccer, balai pertemuan, dan playground untuk anak-anak,” ujar John dalam keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026).
Pengawasan DPR dan Peran BUMN
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan mandat Presiden Prabowo untuk segera menyediakan hunian layak bagi korban bencana terlaksana di lapangan. Ia memuji kecepatan dan kualitas kerja Nindya Karya sebagai cerminan transformasi BUMN yang efektif melayani rakyat.
“Kami mendengar langsung laporan di lapangan. Di Batang Anai progresnya sudah 90 persen hanya dalam delapan hari kerja. Ini bukti nyata BUMN hadir dan bekerja efektif untuk rakyat,” kata Andre.
Andre menambahkan, pembangunan huntara ini tidak hanya fokus pada tempat tinggal, tetapi juga memperhatikan kualitas hidup warga melalui fasilitas sosial yang penting untuk pemulihan psikososial. Komisi VI DPR RI berkomitmen mengawal penyelesaian huntara di seluruh Sumatera Barat, yang diperkirakan masih membutuhkan sekitar 500 unit tambahan.
Danantara dan BUMN Siap Lanjutkan Pembangunan
Managing Director Danantara, Rohan Hafas, menjelaskan bahwa secara nasional, Danantara bersama BUMN telah membangun 1.275 unit huntara di berbagai daerah terdampak bencana, dengan jumlah terbesar di Aceh Tamiang (600 unit). Untuk Sumatera Barat, Danantara akan melanjutkan pembangunan sesuai kebutuhan dan mulai membahas rencana hunian tetap.
Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, mengapresiasi proyek ini sebagai upaya membangun kembali harapan masyarakat pascabencana. Kecepatan pengerjaan yang mencapai 90 persen dalam delapan hari dinilainya sebagai standar baru pelayanan BUMN yang responsif.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pemulihan
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, BUMN, dan pemerintah daerah. Ia menilai pembangunan huntara ini memberikan rasa aman, nyaman, serta perhatian terhadap aspek psikososial masyarakat terdampak bencana. Vasko berharap pembangunan di lokasi lain dapat segera diselesaikan dengan kualitas yang sama.
Kunjungan Komisi VI DPR RI ini menegaskan komitmen pengawasan parlemen terhadap percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat dan menjadi bukti kolaborasi negara melalui BUMN dalam menghadirkan solusi cepat, layak, dan manusiawi bagi masyarakat terdampak.
Rombongan Komisi VI DPR RI diikuti anggota lintas fraksi, di antaranya Fraksi Golkar Dapil Jawa Tengah I Gani Toto, Fraksi Demokrat Dapil Jakarta III Ahmad Labib Nurwayah, Fraksi Gerindra Dapil Jawa Timur IV Kawendra Lukistian, Fraksi PAN Dapil Sumatera Selatan II Iskandar, Fraksi PKS Dapil Sumbar II Nevi Zuairina, serta Fraksi Golkar Dapil Kalimantan Timur Syarifah Suraidah. Turut hadir Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Bupati Padang Pariaman John Kennedy Azis, serta jajaran BUMN dan pelaksana proyek.






