Kompany: ‘Der Klassiker Adalah Gelar Tersendiri’

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Pelatih , , menegaskan bahwa hasil dari laga akbar ‘‘ melawan tidak akan mengubah mentalitas timnya. Komentar ini disampaikan menjelang pertemuan krusial kedua tim di Signal Iduna Park pada Sabtu, 28 Februari 2026, yang berpotensi besar memengaruhi perburuan gelar Bundesliga.

Saat ini, Bayern Munchen memimpin klasemen Bundesliga dengan keunggulan delapan poin atas Borussia Dortmund yang berada di posisi kedua. Kemenangan bagi Bayern dalam laga tandang ini akan memperlebar jarak menjadi 11 poin, membawa mereka selangkah lebih dekat untuk mengamankan gelar juara liga.

Kompany menekankan pentingnya pertandingan ini sebagai sebuah peristiwa besar bagi Bundesliga, terlepas dari dampaknya pada perburuan gelar. “Ini adalah Klassiker. Itu memiliki signifikansinya sendiri, dan dengan ini menjadi pertarungan puncak klasemen saat ini, kami bisa membuatnya sebesar itu,” ujar Kompany. Ia menambahkan bahwa tim tidak seharusnya merasa takut, melainkan harus memiliki keinginan kuat untuk mengalahkan lawan. “Yang benar adalah, pertandingan-pertandingan ini sangat penting sehingga mereka pantas mendapatkan gelar kecil mereka sendiri. Hasilnya tidak akan mengubah mentalitas kami, kami ingin terus melaju,” tegas Kompany. “Kami berada di jalur yang baik dan ingin berjuang untuk mempertahankannya.”

Mantan bek tengah Manchester City itu juga mengungkapkan adanya “racun sehat” dalam sesi latihan timnya, yang mengindikasikan intensitas tinggi dan fokus penuh para pemain menjelang laga penting ini. Kompany melihat atmosfer di Signal Iduna Park sebagai motivasi, bukan tekanan. “Ini adalah pertandingan yang Anda mainkan sepak bola untuk itu. Ini Dortmund melawan Bayern Munchen,” katanya. “Dalam pikiran saya, ini semua tentang kemenangan. Kesempatan untuk menang di sana – itu adalah hal paling keren bagi saya.”

Di sisi lain, Borussia Dortmund memasuki laga ini setelah hasil imbang 2-2 melawan RB Leipzig di pertandingan Bundesliga sebelumnya, yang memungkinkan Bayern memperlebar jarak. Selain itu, Dortmund juga baru saja tersingkir dari Liga Champions di tengah pekan, sebuah faktor yang diakui Kompany bisa memengaruhi mentalitas tim lawan, baik secara positif maupun negatif. Pelatih Dortmund, Niko Kovac, menyadari tantangan besar yang menanti timnya. Ia menyatakan bahwa anak asuhnya harus tampil “mendekati sempurna” jika ingin mengalahkan Bayern Munchen.

Pertemuan terakhir kedua tim di Bundesliga terjadi pada Oktober lalu di Allianz Arena, di mana Bayern Munchen berhasil meraih kemenangan 2-1 berkat gol-gol dari Harry Kane dan Michael Olise. Sejak kekalahan tersebut, Dortmund belum terkalahkan di Bundesliga, sementara Bayern juga belum pernah kalah dalam laga tandang musim ini.