Pelatih kepala Bayern Munich, Vincent Kompany, menegaskan bahwa seluruh perhatian timnya tertuju pada pertandingan Bundesliga melawan Eintracht Frankfurt yang akan berlangsung hari ini, Sabtu, 21 Februari 2026, di Allianz Arena. Pernyataan ini muncul di tengah bayang-bayang laga krusial ‘Der Klassiker’ melawan Borussia Dortmund yang dijadwalkan pekan depan.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Kompany dengan tegas menepis anggapan bahwa timnya sudah memikirkan pertandingan besar melawan Dortmund. “Anda (media) memiliki pertandingan BVB dalam pikiran, tetapi kami tidak. Saya hanya fokus pada pertandingan Frankfurt,” ujar Kompany. Ia menambahkan bahwa setiap pertandingan memiliki bobot yang sama pentingnya. “Tidak ada hierarki, setiap pertandingan itu penting. Mulai minggu depan, kita semua bisa menikmati perasaan ‘Klassiker’ itu bersama. Tapi saat ini, semuanya tentang Frankfurt.”
Bayern Munich saat ini memuncaki klasemen Bundesliga dengan 57 poin, unggul enam poin dari pesaing terdekat, Borussia Dortmund, setelah 22 pertandingan. Performa Die Roten di bawah asuhan Kompany terbilang impresif, hanya menelan satu kekalahan sepanjang musim ini dan menunjukkan produktivitas gol yang tinggi. Februari 2026 menjadi bulan yang sempurna bagi Bayern, dengan tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk di Bundesliga melawan Hoffenheim dan Werder Bremen, serta kemenangan 2-0 atas RB Leipzig di perempat final DFB Pokal.
Di sisi lain, Eintracht Frankfurt yang kini berada di posisi ketujuh dengan 31 poin, akan datang dengan semangat baru di bawah pelatih kepala anyar, Albert Riera. Riera, yang baru-baru ini ditunjuk, berhasil membawa dampak instan dengan hasil imbang di laga debutnya melawan Union Berlin, diikuti kemenangan meyakinkan 3-0 atas Borussia Monchengladbach. Kompany sendiri menyoroti rekam jejak Riera, yang pernah bermain untuk Manchester City (meskipun di waktu yang berbeda) dan memiliki pengalaman melatih di liga-liga seperti Slovenia. “Dia tidak takut untuk bekerja di negara-negara seperti Slovenia. Saya menyukai jalan ini,” kata Kompany.
Meskipun ada beberapa pemain Bayern seperti Jonathan Tah, Joshua Kimmich, dan Leon Goretzka yang terancam skorsing jika menerima kartu kuning di laga ini dan akan absen di ‘Der Klassiker’, Kompany menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan memengaruhi persiapan tim untuk menghadapi Frankfurt.
Selain fokus pada strategi pertandingan, Kompany juga mengambil kesempatan dalam konferensi pers untuk menyampaikan pernyataan emosional mengenai isu rasisme dalam sepak bola, menyoroti insiden yang melibatkan Vinícius Jr. baru-baru ini.
Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian menarik bagi kedua tim, dengan Bayern berupaya mempertahankan dominasinya di puncak klasemen dan Frankfurt berusaha melanjutkan momentum positif di bawah pelatih baru mereka.