Krisis Sriwijaya FC Kian Parah Usai Takluk 1-2 dari Persikad Depok

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771620183

Palembang, Sabtu, 21 Februari 2026 – semakin terperosok ke dasar klasemen Championship 2025/2026 setelah menelan kekalahan pahit 1-2 dari . Laga yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Jumat (20/2/2026) malam WIB itu memperpanjang rekor tanpa kemenangan Laskar Wong Kito menjadi 20 pertandingan, sekaligus kian mendekatkan mereka ke jurang degradasi.

Dalam pertandingan krusial pekan ke-20 tersebut, Persikad Depok berhasil unggul lebih dulu melalui gol Bilasqan pada menit ke-23. Sriwijaya FC sempat memberikan harapan setelah Usman Diarra menyamakan kedudukan di menit ke-56. Namun, kemenangan Persikad Depok dipastikan di menit-menit akhir babak kedua lewat gol Fikron A pada menit ke-90+5.

Performa Sriwijaya FC di Ujung Tanduk

Kekalahan ini menjadi yang ke-18 bagi Sriwijaya FC di musim ini, dengan hanya mengumpulkan 2 poin dari 20 pertandingan yang didapat dari dua hasil imbang. Kondisi ini menempatkan mereka di posisi terbawah klasemen, jauh tertinggal dari tim-tim lain. Catatan gol mereka pun sangat memprihatinkan, hanya mampu mencetak 13 gol dan kebobolan hingga 70 kali, menjadikannya salah satu lini pertahanan terburuk di kompetisi.

Selain performa di lapangan, Sriwijaya FC juga dikabarkan menghadapi krisis finansial yang berkepanjangan. Isu tunggakan gaji pemain, akomodasi seadanya, hingga eksodus pemain menjadi sorotan. Bahkan, beberapa pemain baru dilaporkan bergabung secara sukarela tanpa gaji, hanya demi mendapatkan menit bermain.

Debut Iwan Setiawan dan Harapan Perubahan

Laga melawan Persikad Depok ini merupakan pertandingan kedua bagi pelatih kepala anyar Sriwijaya FC, , yang baru ditunjuk pada 10 Februari 2026. Ia menggantikan Budi Sudarsono menyusul rentetan hasil negatif yang dialami tim. Sebelumnya, Iwan Setiawan telah memimpin Sriwijaya FC dalam kekalahan tipis 0-1 dari FC Bekasi City pada 16 Februari 2026.

Meskipun menelan kekalahan, Iwan Setiawan sempat menilai adanya perkembangan signifikan dalam performa timnya saat menghadapi FC Bekasi City. Ia mengapresiasi kerja keras para pemain yang menunjukkan semangat luar biasa. Namun, progres tersebut belum mampu diterjemahkan menjadi poin krusial di papan klasemen.

Persikad Depok Jaga Asa di Papan Tengah

Di sisi lain, Persikad Depok berhasil menjaga posisinya di papan tengah klasemen Liga 2. Kemenangan ini menempatkan mereka di urutan ketujuh dengan koleksi 26 poin dari 20 pertandingan.

Persikad Depok sendiri merupakan klub yang memiliki sejarah unik. Berawal dari Persikad 1999, klub ini kemudian mengakuisisi Sumut United, juara Liga Nusantara 2024-2025, dan resmi berganti nama menjadi Persikad Depok pada pertengahan 2025 untuk berkompetisi di Liga 2. Klub berjuluk Serigala Margonda ini bermarkas di Stadion Merpati, Depok. Saat ini, tim dilatih oleh Achmad Zulkifli, yang ditunjuk pada 29 Oktober 2025.

Dengan delapan pekan tersisa di putaran ketiga Liga 2, Sriwijaya FC dihadapkan pada tantangan berat untuk menyapu bersih pertandingan dan mencari keajaiban agar terhindar dari degradasi ke Liga 3.