Sepakbola

Kylian Mbappe Diduga Larang Rekan Setim Real Madrid Beri Guard of Honour untuk Barcelona

Advertisement

Jeddah – Real Madrid kembali menelan kekalahan dari rival abadinya, Barcelona, dalam final Piala Super Spanyol. Usai pertandingan, Kylian Mbappe dilaporkan mencoba mencegah rekan-rekannya di Real Madrid untuk memberikan guard of honour kepada Barcelona yang keluar sebagai juara.

Barcelona Raih Gelar Piala Super Spanyol Usai Kalahkan Madrid

Pertandingan final yang digelar di King Abdullah Sport City, Jeddah, pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Barcelona. Tiga gol kemenangan Blaugrana dicetak oleh Raphinha (dua gol) dan Robert Lewandowski. Sementara itu, Real Madrid hanya mampu membalas melalui Vinicius Junior dan Gonzalo Garcia.

Kekalahan ini menandai kegagalan kedua beruntun Real Madrid di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona. Musim sebelumnya, di lokasi yang sama, tim ibu kota Spanyol itu juga takluk dengan skor telak 2-5.

Momen Tegang Jelang Pengalungan Medali

Usai peluit panjang dibunyikan, suasana panas terlihat di lapangan. Menjelang prosesi pengalungan medali untuk para pemain Barcelona, Kylian Mbappe tampak menunjukkan ekspresi kesal. Ia terekam berbicara dengan rekan-rekannya sambil membuat gestur tangan.

Menurut laporan jurnalis Alfredo Martinez yang dikutip oleh Forbes, Mbappe diduga mengajak rekan-rekannya di Real Madrid untuk tidak memberikan guard of honour atau penghormatan kepada Barcelona sebagai juara.

Sebuah unggahan di akun X @Barcaxtr pada 11 Januari 2026 menampilkan momen tersebut dengan narasi, “MbappĆ© blocked his team from giving Barcelona a guard of honor. Sore loser energy šŸ”„”. Dalam video tersebut, Mbappe terlihat berbicara dengan nada kesal dan berlalu ke belakang lapangan, sementara rekan-rekannya tampak kebingungan.

Advertisement

Pada akhirnya, Real Madrid tidak memberikan penghormatan kepada Barcelona. Aksi Mbappe tersebut menuai kritik dari sebagian pihak yang menganggapnya tidak sportif.

Performa Mbappe dan Dominasi Barcelona Era Hansi Flick

Dalam pertandingan tersebut, Kylian Mbappe baru diturunkan pada babak kedua menggantikan Gonzalo Garcia. Ia gagal memberikan dampak signifikan dan tidak mencatatkan satu pun tembakan sepanjang 14 menit penampilannya di lapangan, menurut data Sofascore.

Hasil ini semakin menegaskan dominasi Barcelona di bawah asuhan pelatih Hansi Flick. Dari enam pertemuan melawan Real Madrid, pelatih asal Jerman itu berhasil membawa tim Catalan meraih enam kemenangan dan hanya menderita satu kekalahan.

Gelar Piala Super Spanyol 2026 ini menjadi trofi keempat bagi Hansi Flick bersama Barcelona. Pelatih tersebut berpeluang menambah koleksi gelar musim ini karena timnya masih bersaing di LaLiga, Liga Champions, dan Copa del Rey. Sementara itu, Real Madrid baru mengamankan dua gelar dari Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental, kompetisi yang tidak diikuti oleh Barcelona.

(yna/mrp)

Advertisement