Stadion La Corregidora di Santiago de Querétaro, Meksiko, kembali menjadi sorotan menjelang pertandingan Liga MX Clausura antara Querétaro FC, yang dikenal sebagai Gallos Blancos, melawan Santos Laguna. Laga yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 28 Februari 2026, pukul 01:00 UTC (atau 20.00 ET pada 27 Februari 2026 waktu setempat), akan dihelat di bawah pengamanan ketat, mencerminkan komitmen Liga MX dan otoritas lokal terhadap keselamatan penonton.
Langkah-langkah pengamanan yang diperketat ini tidak lepas dari sejarah kelam Stadion La Corregidora. Pada 5 Maret 2022, stadion tersebut menjadi saksi bisu kerusuhan brutal antara penggemar Querétaro dan Atlas yang mengakibatkan sedikitnya 26 orang terluka. Insiden tersebut memicu sanksi berat dari Liga MX, termasuk larangan bagi penonton untuk menghadiri pertandingan kandang Querétaro selama setahun penuh, larangan tiga tahun bagi kelompok suporter garis keras (barras), serta kewajiban bagi klub untuk dijual.
Sebagai respons, Liga MX memperkenalkan protokol keamanan baru yang komprehensif untuk musim 2022-2023. Protokol ini mencakup penerapan sistem pengenalan wajah dan ID penggemar yang mewajibkan pendaftaran bagi anggota kelompok suporter, larangan anak di bawah umur di area suporter, serta penugasan polisi negara bagian, lokal, dan kota untuk mengamankan semua pertandingan, menggantikan peran keamanan swasta.
Stadion La Corregidora sendiri baru dibuka kembali untuk umum pada 19 Maret 2023, setelah Querétaro FC memenuhi semua protokol dan spesifikasi yang ditetapkan oleh Liga MX dan pemerintah negara bagian Querétaro.
Kondisi Keamanan Terkini dan Dampaknya pada Liga MX
Situasi keamanan di Meksiko baru-baru ini juga menambah urgensi pengamanan. Pada Februari 2026, terjadi gelombang kekerasan terkait kartel, terutama di Jalisco, menyusul kematian pemimpin kartel ‘El Mencho’. Kondisi ini menyebabkan penundaan beberapa pertandingan Liga MX lainnya, termasuk laga Querétaro melawan FC Juarez, serta pertandingan Liga MX Femenil dan Liga de Expansión.
Meskipun demikian, pertandingan persahabatan antara Tim Nasional Meksiko dan Islandia yang digelar di Estadio Corregidora pada 25 Februari 2026 tetap berjalan dengan pengamanan ekstra ketat. Sekretariat Keamanan Warga Querétaro bahkan menerapkan operasi keamanan enam lapis yang terkoordinasi dengan Polisi Negara Bagian dan Kota, serta Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF), untuk menjaga akses, jalan, dan area sekitar stadion.
Pada Agustus 2025, Liga MX juga telah mengumumkan protokol baru untuk menekan perilaku tidak tertib di stadion. Pejabat Liga MX akan berkoordinasi dengan pasukan keamanan dari tiga tingkat pemerintahan untuk melakukan operasi di dalam dan di luar stadion, serta berupaya mengklasifikasikan kekerasan di dalam stadion sebagai kejahatan serius.
Tensi Laga dan Performa Tim
Dalam konteks performa di lapangan, pertandingan ini juga krusial bagi kedua tim. Querétaro FC saat ini berada di posisi ke-14 klasemen Liga MX Clausura dengan 8 poin. Sementara itu, Santos Laguna terpuruk di dasar klasemen, menempati posisi ke-18 dengan hanya mengumpulkan 1 poin dari tujuh pertandingan. Santos Laguna menunjukkan performa yang mengkhawatirkan, dengan empat kekalahan dan satu hasil imbang dalam lima laga terakhir, serta kebobolan 16 gol.
Secara head-to-head, kedua tim memiliki rekor yang cukup seimbang dalam beberapa pertemuan terakhir. Santos Laguna berhasil menang 3-1 pada Oktober 2025, namun Querétaro membalas dengan kemenangan 2-1 pada April di tahun yang sama. Dengan kondisi ini, laga di La Corregidora diprediksi akan berlangsung sengit, dengan Gallos Blancos berupaya memanfaatkan keuntungan kandang dan dukungan suporter untuk meraih poin penuh, di tengah bayang-bayang pengamanan berlapis yang memastikan jalannya pertandingan tetap kondusif.