Langkah Michigan State Terhenti di Sweet 16 NCAA Tournament Usai Takluk Dramatis dari UConn

Perjalanan di turnamen bola basket putra NCAA 2026 harus terhenti di babak . Tim berjuluk Spartans itu takluk 67-63 dari unggulan kedua, , dalam pertandingan semifinal Regional Timur yang berlangsung sengit di Capital One Arena, Washington D.C., pada Jumat malam, 27 Maret 2026. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri musim Michigan State dengan rekor 27-8.

Pertandingan tersebut menyajikan drama comeback yang luar biasa dari Michigan State. UConn, yang kini memiliki rekor 32-5, sempat unggul jauh di awal pertandingan, memimpin hingga 19 poin di paruh pertama dan menutup babak pertama dengan keunggulan 35-27. Namun, Spartans menunjukkan semangat juang tinggi di paruh kedua. Mereka berhasil memangkas defisit dan bahkan sempat memimpin 45-44 melalui three-point play dari Jaxon Kohler saat waktu menyisakan 10 menit 6 detik.

UConn Tampil Klinis di Momen Krusial

Meskipun Michigan State terus memberikan perlawanan sengit, UConn berhasil menjaga ketenangan di menit-menit akhir. Huskies kembali unggul tujuh poin pada kedudukan 56-49 dengan sisa waktu 5 menit 10 detik. Penampilan gemilang Tarris Reed Jr. dari UConn menjadi kunci. Ia mencetak 20 poin dan berhasil memasukkan keempat lemparan bebas krusialnya di menit terakhir, termasuk dua lemparan bebas yang memastikan kemenangan timnya. Padahal, Reed Jr. memiliki persentase lemparan bebas hanya 59% sepanjang musim ini.

Alex Karaban juga tampil vital bagi UConn dengan sumbangan 17 poin. Ia melesakkan dua lemparan bebas penting saat waktu tersisa 22,5 detik untuk memberikan keunggulan tiga poin bagi Huskies. Sebelumnya, Karaban juga mencetak tembakan tiga angka krusial saat pertandingan menyisakan 1 menit 39 detik untuk memperlebar keunggulan UConn menjadi empat poin.

Performa Pemain Michigan State dan Kekhawatiran Izzo

Michigan State menunjukkan serangan yang seimbang dengan empat pemain mencetak dua digit poin. Carson Cooper memimpin dengan 14 poin (5-dari-8 tembakan) dan 7 rebound. Coen Carr dan Jeremy Fears Jr. masing-masing menyumbang 13 poin. Fears Jr. juga mencatatkan 7 assist dan sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 63-62 melalui dua lemparan bebas saat waktu tersisa 32,3 detik. Jaxon Kohler menambahkan 12 poin dan 8 rebound. Sayangnya, Spartans kurang efektif dari luar garis tiga angka, hanya berhasil memasukkan 4 dari 16 percobaan (25%). Meski demikian, mereka mendominasi rebound dengan 39 berbanding 30.

Sebelum pertandingan, pelatih Michigan State, , yang telah memimpin Spartans selama 31 musim, mengungkapkan satu kekhawatiran utamanya adalah turnover. “Akhir-akhir ini kami terlalu banyak melakukan turnover dan itu adalah satu-satunya kekhawatiran saya,” ujar Izzo. Kekhawatiran tersebut terbukti menjadi tantangan, meskipun Spartans berhasil menunjukkan perbaikan signifikan dalam permainan mereka setelah tertinggal jauh.

Respek Antar Pelatih dan Langkah Selanjutnya

Pertandingan ini juga mempertemukan dua pelatih elite, Tom Izzo dan Dan Hurley dari UConn. Hurley, pelatih yang telah meraih dua gelar juara nasional, mengakui bahwa ia banyak mencontoh program bola basketnya dari Michigan State di bawah asuhan Izzo. “Saya merasa saya telah bekerja keras. Orang-orang di sekitar saya berkata, ‘T, percaya saja. Kami melihatmu berlatih lemparan bebas setiap hari, kamu bekerja keras setiap hari dan kami melihatmu di garis lemparan bebas,'” kata Reed Jr. mengutip dukungan rekan-rekannya.

Dengan kemenangan ini, UConn akan melaju ke babak Elite Eight untuk menghadapi unggulan teratas, Duke, dalam perebutan tiket ke Final Four. Sementara itu, Michigan State harus puas mengakhiri musim mereka di babak Sweet 16, sebuah pencapaian yang menandai penampilan ke-17 Izzo di babak ini.