Klub asal Argentina, Lanús, berhasil menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara Recopa Sudamericana 2026. Kepastian ini didapat setelah mereka menahan imbang raksasa Brasil, Flamengo, dengan skor 1-1 pada leg kedua final yang berlangsung di Stadion Maracanã, Rio de Janeiro, pada Kamis, 26 Februari 2026 waktu setempat. Hasil ini membuat Lanús unggul agregat 2-1 atas Flamengo, yang sebelumnya takluk 0-1 di leg pertama.
Pertandingan leg kedua di Maracanã berlangsung sengit. Lanús, yang datang dengan keunggulan tipis dari leg pertama, menunjukkan disiplin tinggi dalam bertahan. Mereka berhasil mengejutkan publik tuan rumah saat Rodrigo Castillo kembali mencetak gol, membawa Lanús unggul 1-0 di laga ini dan memperlebar agregat menjadi 2-0.
Flamengo, yang berstatus juara Copa Libertadores 2025, tidak menyerah begitu saja. Mereka terus menekan dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Giorgian de Arrascaeta. Gol ini membuat skor menjadi 1-1 di leg kedua, namun belum cukup untuk membalikkan keadaan agregat.
Perjalanan Lanús Menuju Gelar Juara
Kemenangan ini menjadi gelar Recopa Sudamericana pertama bagi Lanús. Sebelumnya, mereka pernah tampil di final pada tahun 2014 namun harus mengakui keunggulan Atlético Mineiro. Perjalanan Lanús menuju gelar ini dimulai dengan kemenangan 1-0 di leg pertama yang digelar di Estadio Ciudad de Lanús, Argentina, pada 19 Februari 2026. Gol tunggal di laga tersebut juga dicetak oleh Rodrigo Castillo.
Pelatih Lanús, Mauricio Pellegrino, patut diacungi jempol atas strategi yang diterapkan. Timnya tampil kompak dan solid dalam meredam serangan-serangan Flamengo yang dimotori oleh pemain bintang seperti Lucas Paquetá dan Giorgian de Arrascaeta. Penjaga gawang Nahuel Losada juga tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial, menjaga gawangnya tetap aman dari kebobolan lebih banyak.
Flamengo Gagal Raih Gelar Kedua
Bagi Flamengo, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Tim asuhan Filipe Luís, yang merupakan juara Copa Libertadores 2025, gagal menambah koleksi gelar Recopa Sudamericana mereka. Flamengo sebelumnya pernah menjuarai kompetisi ini pada tahun 2020, namun kalah di final edisi 2023 dari Independiente del Valle.
Meskipun mendominasi penguasaan bola di kedua leg, Flamengo kesulitan menembus pertahanan rapat Lanús dan menciptakan peluang bersih. Filipe Luís, yang baru saja mencapai 100 pertandingan sebagai pelatih kepala Flamengo, menghadapi periode sulit dengan serangkaian hasil kurang memuaskan, termasuk kekalahan di Supercopa do Brasil.
Stadion Maracanã, yang memiliki kapasitas sekitar 78.838 penonton, menjadi saksi bisu keberhasilan Lanús meredam ambisi Flamengo di kandang mereka sendiri. Kemenangan ini menegaskan bahwa strategi, disiplin, dan semangat juang dapat mengalahkan kekuatan finansial dan nama besar di kancah sepak bola Amerika Selatan.