Lech Poznań Bertekad Bangkit di Liga Konferensi, Frederiksen: ‘Kami Harus Menang!’

menghadapi periode krusial di musim 2025/2026, berjuang di kompetisi domestik sekaligus menantang di kancah Eropa. Setelah melakoni laga leg pertama babak 16 besar melawan raksasa Ukraina, , pada Kamis (12/3) kemarin, fokus tim kini tertuju pada upaya untuk bangkit dan meraih kemenangan demi menjaga asa di kedua front.

Pelatih kepala Lech Poznań, Niels Frederiksen, secara terbuka menyuarakan frustrasinya terhadap inkonsistensi performa timnya. Ia menekankan pentingnya belajar dari kesalahan dan menunjukkan karakter yang lebih kuat di setiap pertandingan. “Ini adalah salah satu hari ketika sulit untuk mengatakan sesuatu yang positif setelah pertandingan. Kami tampil jauh di bawah ekspektasi. Kami bahkan kekurangan elemen dasar dan fundamental dalam permainan,” ujar Frederiksen setelah kekalahan 1-3 dari Lechia Gdańsk pada 31 Januari 2026.

Perjalanan di Liga Konferensi Eropa

Lech Poznań kembali menunjukkan taringnya di kancah Eropa musim ini. Setelah berhasil menyingkirkan klub Finlandia, KuPS Kuopio, dengan agregat 3-0 di babak play-off kualifikasi, Kolejorz melaju ke babak 16 besar Liga Konferensi Eropa. Lawan yang dihadapi adalah Shakhtar Donetsk, tim kuat asal Ukraina. Pertandingan leg pertama telah berlangsung pada 12 Maret 2026 di Enea Stadion, Poznań, pukul 18:45 waktu setempat. Leg kedua dijadwalkan pada 19 Maret 2026, di mana Shakhtar akan bertindak sebagai tuan rumah di Krakow, Polandia.

Bagi Lech Poznań, kompetisi ini bukan hal baru. Mereka memiliki kenangan manis mencapai perempat final Liga Konferensi Eropa pada musim 2022/2023. Ambisi untuk mengulang atau bahkan melampaui pencapaian tersebut menjadi motivasi tambahan bagi skuad Frederiksen.

Tantangan di Ekstraklasa

Di liga domestik, Lech Poznań yang merupakan juara bertahan Ekstraklasa, tengah berjuang keras untuk mempertahankan posisinya di papan atas. Hingga pekan ke-24, mereka menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan 38 poin, terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Zagłębie Lubin. Performa tim di awal tahun 2026 memang belum stabil. Mereka sempat menelan kekalahan 2-1 dari Widzew Łódź pada 7 Maret 2026, meskipun sebelumnya berhasil meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Raków Częstochowa pada 1 Maret 2026.

Frederiksen mengakui bahwa awal paruh kedua musim tidak sesuai harapan. “Kami menciptakan banyak peluang di kedua pertandingan, terutama yang terakhir. Namun, jika dalam dua pertandingan di mana Anda menciptakan begitu banyak peluang, Anda hanya mencetak satu gol, itu tidak cukup,” jelasnya pada awal Februari 2026. Ia menambahkan, “Tidak sering kami kalah dua pertandingan berturut-turut. Saya pikir dalam satu setengah tahun pertama saya, itu mungkin terjadi sekali atau dua kali. Tentu saja kami tidak senang dengan ini dan kami tahu kami harus mulai menang. Tidak ada keraguan tentang itu.”

Dampak Cedera dan Harapan Pemain

Badai cedera juga menjadi salah satu kendala bagi Lech Poznań. Dua pemain kunci, Alex Douglas (patah tulang rusuk) dan Kamil Jakóbczyk (operasi pergelangan kaki), dipastikan absen hingga akhir musim. Sebelumnya, Radosław Murawski, Patrik Walemark, dan Daniel Hakans juga sempat menepi karena cedera jangka panjang.

Para pemain pun merasakan tekanan dan kekecewaan. Gelandang Leo Bengtsson menggambarkan kekalahan sebagai “Tragedi. Saya tidak tahu apa yang terjadi, itu hanya bencana.” Senada, Patrik Wålemark menambahkan, “Kami semua kecewa, ini bukan yang kami harapkan. Setelah beberapa minggu istirahat dan bekerja, kami mengharapkan lebih, perasaan yang mengerikan.”

Jadwal Padat Menanti

Lech Poznań akan menghadapi jadwal padat di sisa bulan Maret. Setelah leg pertama Liga Konferensi, mereka akan bertandang ke markas Zagłębie Lubin pada 15 Maret 2026 untuk laga Ekstraklasa, sebelum melakoni leg kedua yang menentukan melawan Shakhtar Donetsk pada 19 Maret 2026. Kemudian, mereka akan menjamu Bruk-Bet Termalica Nieciecza pada 22 Maret 2026. Pertandingan-pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi Kolejorz untuk kembali ke jalur kemenangan dan mengamankan posisi di Eropa.