Barcelona, Spanyol – Lenovo kembali mencuri perhatian di ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 dengan memperkenalkan serangkaian perangkat konsep yang mendefinisikan ulang batas-batas komputasi personal dan hiburan. Perusahaan teknologi asal Tiongkok ini memamerkan konsep laptop modular yang diberi nama ThinkBook Modular AI PC Concept dan konsol gim lipat Legion Go Fold Concept, menandai visi ambisius untuk masa depan perangkat yang lebih adaptif dan terintegrasi dengan kecerdasan buatan.
Langkah ini menegaskan komitmen Lenovo dalam menghadirkan inovasi yang melampaui faktor bentuk tradisional, dengan fokus pada pengalaman pengguna yang dipersonalisasi dan ekosistem AI yang terpadu.
Legion Go Fold: Konsol Gim Lipat dengan Empat Mode Penggunaan
Salah satu sorotan utama adalah Lenovo Legion Go Fold Concept, sebuah perangkat hibrida yang menggabungkan fungsi konsol gim genggam dan laptop. Perangkat ini dilengkapi layar POLED yang dapat dilipat di bagian tengah, memungkinkan transisi dari layar 7,7 inci saat terlipat menjadi layar 11,6 inci yang imersif saat dibentangkan. Layar ini menawarkan resolusi 2435 x 1712 piksel dengan rasio aspek 16:10 dan refresh rate 165 Hz, menjanjikan pengalaman visual yang tajam dan mulus.
Legion Go Fold dirancang untuk fleksibilitas maksimal, mendukung empat mode penggunaan berbeda. Selain mode genggam standar, pengguna dapat melipat layar secara vertikal untuk mode layar terpisah, ideal untuk bermain gim sambil melihat panduan atau streaming. Layar juga bisa diputar 90 derajat saat dibentangkan penuh untuk pengalaman gim layar lebar. Menariknya, perangkat ini dapat bertransformasi menjadi laptop mini dengan keyboard nirkabel yang dapat dilepas, di mana kontroler kanan berfungsi sebagai mouse vertikal.
Untuk performa, Legion Go Fold Concept ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 7 258V (Lunar Lake) dan dilengkapi dengan RAM 32GB LPDDR5x-8533 serta penyimpanan SSD PCIe Gen 4 sebesar 1TB. Baterai berkapasitas 48 WHr mendukung mobilitas perangkat ini. Kontroler perangkat ini dapat dilepas pasang, mirip dengan Nintendo Switch 2, dan bahkan dapat dipasang di keempat sisi layar yang dibentangkan. Meskipun masih dalam tahap prototipe dengan beberapa catatan mengenai stabilitas engsel, Lenovo optimis bahwa konsep ini dapat menjadi produk komersial di masa depan.
ThinkBook Modular AI PC: Laptop Adaptif dengan Desain Bongkar Pasang
Di sisi lain, Lenovo juga memamerkan ThinkBook Modular AI PC Concept, sebuah laptop 14 inci ultra-tipis yang mengusung filosofi modularitas. Konsep ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan perangkat sesuai kebutuhan melalui komponen yang dapat ditukar.
Fitur utamanya adalah layar sekunder yang dapat dilepas dan dipasang secara magnetis pada bagian belakang tutup laptop, atau bahkan menggantikan keyboard. Konfigurasi ini memungkinkan penggunaan ganda sebagai workstation dua layar, berbagi tampilan secara tatap muka, atau memperluas ruang kerja hingga sekitar 19 inci. Selain itu, laptop ini menawarkan port I/O yang dapat diganti, seperti USB-C yang dapat ditukar dengan USB-A atau HDMI, lengkap dengan wadah khusus untuk menyimpan port cadangan.
Konsep ThinkBook Modular AI PC ini dirancang untuk mendukung alur kerja yang fleksibel, memperpanjang siklus hidup perangkat, dan mengintegrasikan kecerdasan buatan untuk komputasi bisnis. Meskipun belum ada informasi mengenai harga atau ketersediaan, Lenovo berharap ide-ide terbaik dari konsep ini dapat diwujudkan dalam produk massal.
Visi Lenovo untuk Masa Depan AI dan Fleksibilitas
Kedua konsep ini, bersama dengan konsep lain seperti Yoga Book Pro 3D Concept dengan layar 3D tanpa kacamata dan asisten AI personal Lenovo Qira, menunjukkan arah inovasi Lenovo. Perusahaan ini berupaya menciptakan ekosistem AI yang terpadu dan adaptif di seluruh perangkat, mulai dari PC, smartphone, tablet, hingga perangkat wearable. Luca Rossi, Presiden Intelligent Devices Group Lenovo, menyatakan bahwa era AI tidak akan didefinisikan oleh satu perangkat, melainkan oleh sistem cerdas yang bekerja tanpa hambatan di semua yang kita gunakan.
Konsep-konsep yang dipamerkan di MWC 2026 ini menggarisbawahi upaya Lenovo untuk menghadirkan teknologi yang lebih personal, proaktif, dan terlindungi, sekaligus membangun fondasi untuk pengalaman komputasi yang lebih intuitif di masa depan.