Lestari Moerdijat: Minat Baca Generasi Muda Harus Ditingkatkan Konsisten untuk SDM Berkualitas

Author Image

Irfan

29 Januari 2026

Foto: Dok. Mpr Ri
Foto: dok. MPR RI

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya peningkatan minat baca masyarakat secara konsisten. Upaya ini dinilai krusial untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang dibutuhkan dalam pembangunan nasional.

Dorong Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas

“Minat baca generasi muda harus konsisten ditingkatkan dengan berbagai cara, agar kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan produktivitas generasi penerus bangsa terus terpacu,” ujar Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/1/2025).

Pernyataan ini merespons hasil survei CEO World yang melibatkan lebih dari 6,5 juta responden di 102 negara pada tahun 2025. Survei tersebut menempatkan warga Amerika Serikat sebagai masyarakat paling gemar membaca dengan rata-rata 17 buku per tahun, disusul India di posisi kedua dengan 16 buku per tahun.

Dalam survei yang sama, masyarakat Indonesia berada di peringkat ke-31 dari 102 negara, dengan rata-rata membaca 5,9 buku per tahun. Lestari Moerdijat menilai posisi Indonesia di kelompok menengah ini menunjukkan adanya potensi daya saing anak bangsa yang cukup baik.

Potensi Daya Saing dan Akselerasi Pembangunan

Ia berpendapat bahwa dengan peringkat minat baca di kelompok menengah, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan produktivitas masyarakat Indonesia diharapkan dapat mengungguli sejumlah negara lainnya. “Kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan produktivitas masyarakat yang lebih baik sangat dibutuhkan dalam mengakselerasi proses pembangunan nasional,” tuturnya.

Untuk mewujudkan potensi tersebut, berbagai upaya mendorong minat baca masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan. Selain membangun budaya membaca sejak dini di lingkungan keluarga, kemudahan akses buku dan bahan bacaan bagi masyarakat juga perlu diimbangi dengan perluasan fasilitas perpustakaan di berbagai daerah.

Oleh karena itu, Lestari Moerdijat mendorong para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah untuk berkolaborasi dalam mewujudkan peningkatan minat baca masyarakat. “Demi lahirnya generasi penerus bangsa yang berdaya saing di masa datang,” tutupnya.