Leverkusen vs Mainz: Duel Krusial Perebutan Empat Besar dan Hindari Degradasi

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

akan menghadapi tantangan serius saat menjamu dalam lanjutan pekan ke-24. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di BayArena pada Sabtu, 28 Februari 2026, pukul 14.30 UTC (21.30 WIB), ini memiliki arti penting bagi kedua tim dengan ambisi yang berbeda di sisa musim.

Bagi Die Werkself, julukan Bayer Leverkusen, laga ini menjadi kesempatan untuk menjaga asa dalam perburuan posisi empat besar Liga Champions. Saat ini, Leverkusen menempati peringkat keenam klasemen Bundesliga dengan 39 poin dari 22 pertandingan. Mereka terpaut empat poin dari zona empat besar, namun memiliki satu pertandingan di tangan yang bisa dimanfaatkan untuk memangkas jarak.

Performa Leverkusen yang Inkonsisten di Tengah Jadwal Padat

Skuad asuhan datang ke pertandingan ini dengan performa yang sedikit goyah. Setelah sempat tak terkalahkan dalam delapan dari sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk enam kemenangan, Leverkusen menelan kekalahan 1-0 dari Union Berlin pada 21 Februari 2026. Namun, mereka berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions setelah bermain imbang tanpa gol melawan Olympiacos pada 24 Februari 2026, dengan agregat 2-0.

Kasper Hjulmand, yang mengambil alih posisi pelatih setelah Xabi Alonso pindah ke Real Madrid pada Mei 2025, dituntut untuk menemukan keseimbangan antara kompetisi domestik dan Eropa. Leverkusen memiliki rekor kandang yang cukup solid musim ini dengan tujuh kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Mereka juga berhasil mencetak gol dalam 11 pertandingan kandang terakhir di liga.

Namun, Die Werkself menghadapi masalah cedera yang cukup signifikan. Bek tengah Loic Bade mengalami masalah paha, sementara Eliesse Ben Seghir (engkel), Nathan Tella (kaki), dan Lucas Vazquez dipastikan absen. Gelandang Robert Andrich kemungkinan akan kembali mengisi lini pertahanan karena cedera Bade.

Mainz 05 Berjuang Jauhi Zona Degradasi

Di sisi lain, Mainz 05 datang ke BayArena dengan misi berat untuk menjauhi zona degradasi. Tim asuhan Urs Fischer ini berada di peringkat ke-13 klasemen dengan 22 poin dari 23 pertandingan, hanya unggul dua poin dari posisi tiga terbawah.

Performa Mainz belakangan ini juga kurang meyakinkan. Setelah menelan kekalahan telak 4-0 dari Borussia Dortmund, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Hamburger SV pada 20 Februari 2026. Rekor tandang mereka sangat buruk, tanpa kemenangan dalam sepuluh dari sebelas laga tandang terakhir, dan hanya meraih satu kemenangan dari sembilan pertandingan tandang terakhir di liga.

Meski demikian, Mainz memiliki bintang yang sedang bersinar dalam diri Nadiem Amiri. Mantan pemain Leverkusen ini telah mencetak 10 gol musim ini, dengan tujuh di antaranya tercipta pada tahun 2026. Jumlah golnya di tahun 2026 hanya kalah dari Harry Kane.

Mainz juga dilanda badai cedera. Sota Kawasaki diragukan tampil karena masalah otot, sementara Maxim Dal (lutut), Anthony Caci (tendon), Robin Zentner (pangkal paha), Stefan Bell (lutut), Nelson Weiper (sakit), Fabio Moreno Fell (sakit), Andreas Hanche-Olsen (otot), dan Benedict Hollerbach (Achilles) dipastikan absen hingga akhir musim. Daniel Batz akan menjadi starter di bawah mistar gawang.

Dominasi Leverkusen dalam Rekor Pertemuan

Secara head-to-head, Bayer Leverkusen memiliki rekor yang lebih unggul atas Mainz 05. Dalam 40 pertemuan sejak 2004, Leverkusen memenangkan 22 pertandingan, Mainz 12, dan enam laga berakhir imbang. Leverkusen juga tak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir di semua kompetisi, dan memenangkan empat dari lima pertandingan terakhir melawan Mainz, dengan satu hasil imbang. Pertemuan terakhir mereka pada Oktober 2025 berakhir dengan kemenangan 4-3 untuk Leverkusen. Statistik menunjukkan bahwa setidaknya ada tiga gol tercipta dalam tujuh dari delapan pertandingan terakhir antara kedua tim.

Dengan kondisi kedua tim yang kontras, Bayer Leverkusen akan berusaha memanfaatkan keuntungan kandang dan rekor pertemuan yang superior untuk meraih tiga poin penting. Sementara itu, Mainz 05 akan berjuang keras untuk menciptakan kejutan dan menjauh dari ancaman degradasi, meskipun dihadapkan pada badai cedera dan rekor tandang yang buruk.