Chelsea menunjuk Liam Rosenior sebagai pelatih kepala baru menggantikan Enzo Maresca yang telah didepak. Rosenior dikontrak hingga musim panas 2032.
Profil Liam Rosenior
Liam Rosenior resmi bergabung dengan Chelsea dari klub Prancis, Strasbourg. Kepindahan ini dimungkinkan karena kedua klub berada di bawah kepemilikan yang sama, yaitu BlueCo, sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Todd Boehly dan Clearlake Capital.
Rosenior menyatakan kegembiraannya atas penunjukan ini. “Saya merasa sangat terhormat ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Chelsea Football Club. Ini adalah klub dengan semangat unik dan sejarah membanggakan dalam memenangkan trofi,” ujarnya di situs resmi klub.
Karier sebagai Pemain
Liam Rosenior memulai karier profesionalnya sebagai pemain pada tahun 2003 hingga 2015. Lulusan akademi Bristol ini pernah memperkuat delapan klub di Inggris. Pria kelahiran 1984 ini bermain sebagai bek sayap kanan.
Selama kariernya, Rosenior tampil paling banyak untuk Hull City dengan 161 penampilan. Ia memainkan mayoritas pertandingan di Divisi Championship (219 penampilan) dan total mencatatkan 141 penampilan di Premier League. Meskipun pernah merasakan kualifikasi Liga Europa bersama Hull City, ia belum pernah menembus skuad utama Timnas Inggris senior, hanya mentok di Timnas Inggris U-21.
Karier sebagai Pelatih
Setelah gantung sepatu pada tahun 2018 di usia 34 tahun, Rosenior langsung terjun ke dunia kepelatihan. Ia memulai sebagai asisten manajer Brighton U-23, sebelum kemudian bergabung dengan Derby sebagai asisten manajer dan sempat menjadi caretaker.
Pada periode 2022-2024, Rosenior melatih Hull City di Divisi Championship, mencatatkan 78 pertandingan dengan rincian 27 kemenangan, 28 imbang, dan 23 kekalahan. Ia kemudian pindah ke Strasbourg pada tahun 2024, membawa klub Prancis itu finis di peringkat ketujuh pada musim debutnya.
Rosenior dikenal dengan pakem 3-4-1-2 yang bisa bertransformasi menjadi 4-3-3 di lapangan. Kini, manajer berusia 41 tahun itu mengemban tugas berat untuk membawa Chelsea meraih kesuksesan, melanjutkan warisan Enzo Maresca yang telah menjuarai UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub.






