Literasi Digital Daerah: Peran Individu Jadi Kunci Penguatan di Tengah Serangan Hoaks

Author Image

Irfan

11 Februari 2026

Foto: Freepik
Foto: Freepik

Jakarta – Peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia yang terus meluas hingga ke pedesaan belum sepenuhnya mengatasi tantangan literasi digital. Maraknya hoaks dan penipuan online menjadi pekerjaan rumah serius bagi masyarakat, terutama di daerah.

Pengguna Internet Meningkat, Literasi Digital Masih Tertinggal

Laporan profil internet Indonesia 2025 dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat, pada semester I-2025, jumlah pengguna internet nasional mencapai 229,43 juta jiwa. Mayoritas memanfaatkan internet untuk media sosial, komunikasi, dan mencari informasi melalui perangkat mobile. Penetrasi internet di perkotaan mencapai 83,56%, sementara di pedesaan 76,96%. Kesenjangan ini terus menyempit berkat perluasan jaringan 4G dan infrastruktur fiber optik.

Namun, APJII juga mencatat masih ada masyarakat yang belum terkoneksi. Faktor utamanya adalah keterbatasan perangkat (43,62%), ketidaktahuan cara menggunakan internet (40,77%), dan anggapan internet belum memberikan manfaat signifikan (3,24%). Ini menunjukkan tantangan digital bukan hanya soal jaringan, tetapi juga kemampuan masyarakat memanfaatkan internet secara aman dan produktif.

Hoaks dan Misinformasi Jadi Ancaman Nyata

Di tengah arus informasi yang deras, hoaks dan misinformasi menjadi ancaman nyata yang berdampak langsung pada kehidupan sosial masyarakat, khususnya di daerah. Upaya penguatan literasi digital dilakukan secara kolaboratif.

Kolaborasi Pemerintah dan Komunitas Perkuat Literasi Digital

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menggandeng 35 organisasi dan asosiasi masyarakat dalam gerakan nasional literasi digital. Kerja sama ini diharapkan dapat menghadapi berbagai ancaman keamanan digital, termasuk hoaks dan misinformasi.

“Edukasi digital tidak akan berhasil jika hanya dijalankan pemerintah. Yang paling dekat dengan masyarakat adalah komunitas. Ini bukan sekadar kepercayaan, ini penugasan,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam penandatanganan MOU di Jakarta, Jumat (21/11/2025).

Peran Individu Pegiat Literasi Digital di Akar Rumput

Di level akar rumput, peran individu pegiat literasi digital menjadi krusial. Mereka mendampingi masyarakat secara langsung di berbagai daerah, mulai dari mengedukasi cara memilah informasi di media sosial, mengenali ciri-ciri penipuan online, hingga membangun kebiasaan bermedia digital yang lebih bijak. Kehadiran mereka menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi hoaks dan misinformasi.

detikcom Gelar Apresiasi Konektivitas Digital 2026

Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem digital di daerah, detikcom menghadirkan Apresiasi Konektivitas Digital 2026. Ajang ini memberikan penghargaan bagi individu, komunitas, maupun lembaga yang berkontribusi nyata dalam memperluas akses teknologi dan informasi, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ajang ini menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan inovasi para penggerak komunitas digital sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam memperkuat infrastruktur serta literasi digital hingga ke pelosok nusantara.

Periode pengajuan nominasi Apresiasi Konektivitas Digital 2026 berlangsung dari 15 November 2025 hingga 28 Februari 2026. Masyarakat dapat mengajukan nominasi secara daring melalui laman http://detik.com/apresiasikonektivitasdigital dengan mengisi formulir, melengkapi data diri, serta memilih kategori nominasi yang sesuai.

Kategori Nominasi Apresiasi Konektivitas Digital 2026

  • Provinsi Pendorong Ekonomi Digital
  • Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital
  • Kabupaten Pelopor UMKM Digital
  • Desa Digital Unggulan
  • BUMDes Inovatif dalam Bisnis Digital
  • Puskesmas Inovatif dalam Digitalisasi Layanan Kesehatan
  • Sekolah Teladan Digital
  • Pos Pertahanan Pendukung Konektivitas Digital
  • Individu Pegiat Literasi Digital di Desa
  • Individu Pejuang Internet Masuk Desa
  • Individu Konten Kreator Lokal Kreatif
  • Komunitas Pendukung Ekonomi Kreatif Digital
  • Komunitas Pendorong Internet untuk Rakyat

Melalui ajang ini, detikcom mengajak masyarakat untuk turut mengenalkan sosok dan komunitas inspiratif di sekitarnya yang telah berkontribusi nyata dalam memperluas konektivitas serta membangun literasi digital di Indonesia.