Sydney FC akan menghadapi tantangan sengit saat menjamu Brisbane Roar dalam lanjutan Isuzu UTE A-League Men pekan ke-18. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Februari 2026, di markas Sydney FC, Allianz Stadium.
Winger andalan Sydney FC, Joe Lolley, telah menyatakan kesiapannya untuk menghadapi laga yang diprediksi akan berlangsung panas. Lolley mengantisipasi pertandingan yang agresif dari kubu Brisbane Roar, mengingat gaya bermain mereka yang menekan sejak pramusim. “Kami tahu mereka akan mencoba membuatnya tidak nyaman dan sulit bagi kami,” ujar Lolley. “Kami perlu menandingi intensitas yang akan mereka bawa dan memainkan sepak bola kami.”
Bagi Sydney FC, yang saat ini menduduki peringkat ketiga di klasemen A-League Men, pertandingan ini memiliki bobot yang sangat penting. Mereka tengah berjuang untuk kembali ke jalur kemenangan setelah melewati Februari tanpa satu pun kemenangan, dengan catatan satu hasil imbang dan dua kekalahan. Terakhir, Sky Blues hanya mampu bermain imbang 1-1 di kandang sendiri melawan Auckland FC pada 17 Februari lalu.
Lolley menegaskan bahwa laga ini adalah “pertandingan wajib menang” bagi Sydney FC jika mereka ingin menjaga ambisi di papan atas. “Kami tidak bisa lagi kehilangan poin,” tambahnya, menyadari tekanan yang ada pada timnya. Pemain berusia 33 tahun yang baru saja kembali dari cedera panjang delapan hingga sembilan minggu ini merasa “sangat baik dan kuat” secara fisik, meskipun mengakui sedikit kekurangan ketajaman yang wajar setelah absen lama.
Di sisi lain, Brisbane Roar datang ke Sydney dengan kondisi yang kurang ideal. Tim tamu berada di posisi kedelapan klasemen dan mencatat rekor buruk di tahun 2026, hanya meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang dari delapan pertandingan, sisanya berakhir dengan kekalahan. Meskipun demikian, mereka berhasil mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun dengan hasil imbang 1-1 melawan Melbourne Victory pada Sabtu sebelumnya.
Brisbane Roar juga akan tampil tanpa pelatih kepala mereka, Michael Valkanis, yang harus absen karena urusan keluarga di Yunani. Valkanis sendiri baru ditunjuk pada Mei 2025 dan sempat menjadi sorotan setelah menerima kartu merah keduanya musim ini pada 7 Februari lalu, menyusul kekalahan dari Central Coast Mariners. Selain itu, Roar juga masih dilanda badai cedera dengan beberapa pemain kunci seperti Henry Hore, James O’Shea, Milorad Stajic, dan Nathan Amanatidis yang harus menepi. Namun, Noah Maieroni akan kembali memperkuat tim setelah menjalani skorsing.
Dalam rekor pertemuan head-to-head, kedua tim memiliki sejarah yang cukup berimbang dari 60 pertandingan, dengan Brisbane Roar unggul tipis 21 kemenangan berbanding 20 kemenangan milik Sydney FC, dan 20 pertandingan berakhir imbang. Musim lalu, Brisbane Roar berhasil mencuri kemenangan 4-3 di kandang Sydney FC. Menariknya, semua tujuh pertandingan A-League Men yang dimainkan di Allianz Stadium musim ini selalu menghasilkan dua gol atau lebih.
Pelatih Sydney FC, Ufuk Talay, yang juga berada di bawah tekanan akibat performa timnya, sebelumnya telah menekankan pentingnya “tidak pernah mengkompromikan keyakinan tentang bagaimana permainan harus dimainkan.” Ia juga percaya bahwa skuadnya memiliki “semangat untuk membuat sesuatu dari musim A-League Men mereka.” Dengan kembalinya Abel Walatee dan Marcel Tisserand dari cedera, serta bergabungnya gelandang serang Ahmet Arslan pada 11 Februari 2026, Sydney FC berharap dapat memanfaatkan kekuatan penuh mereka untuk meraih tiga poin penting di kandang.