Bogor, Jawa Barat – Intensitas hujan yang tinggi memicu terjadinya tanah longsor di Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Bogor, pada Jumat (23/1/2026). Peristiwa ini menyebabkan satu orang warga mengalami luka ringan dan merusak sebagian bangunan rumah.
Detail Kejadian
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, longsor terjadi akibat kombinasi curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil. Material longsoran menimpa satu unit rumah, khususnya pada bagian tembok kamar dan lantai dua.
“Hujan dengan intensitas tinggi ditambah kondisi tanah labil menyebabkan tanah longsor dan berdampak pada 1 unit rumah pada bagian bangunan tembok kamar dan lantai 2 sehingga menimpa 1 orang,” ujar Adam, Sabtu (24/1/2026).
Dampak dan Penanganan
Rumah yang terdampak longsor tersebut dihuni oleh dua keluarga, dengan total tujuh warga di dalamnya. Korban luka, yang tertimpa bangunan dan mengalami luka ringan pada paha kaki kanan, segera dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Hingga berita ini diturunkan, material longsoran di sekitar lokasi belum dibersihkan. Bangunan yang ambruk juga belum diperbaiki, namun penghuni masih menempati rumah tersebut.
Analisis Sementara
Adam menambahkan, analisis sementara di lapangan menunjukkan bahwa hujan dengan intensitas cukup lama, tanah yang labil, serta kondisi bangunan yang sudah lapuk menjadi faktor utama terjadinya longsor dan robohnya bangunan lantai dua.