PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah mengumumkan kebijakan tarif spesial sebesar Rp1 untuk layanan LRT Jabodebek. Tarif super murah ini akan berlaku pada hari pertama dan kedua Hari Raya Idulfitri 2026, mencakup seluruh relasi dan lintas pelayanan LRT Jabodebek.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk mendorong penggunaan transportasi publik serta mempermudah mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Lebaran. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa inisiatif ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan transportasi yang terjangkau. “Momentum Lebaran adalah saat masyarakat bergerak untuk bersilaturahmi, berwisata, dan menikmati waktu bersama keluarga,” ujar Bobby dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026). Ia menambahkan, “Melalui kebijakan tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026, KAI ingin menghadirkan kejutan yang menyenangkan sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi.”
Sebelumnya, KAI juga telah memberlakukan tarif maksimal Rp10.000 untuk LRT Jabodebek selama periode libur panjang dari tanggal 18 hingga 24 Maret 2026. Kebijakan tarif Rp1 ini menjadi penyesuaian lebih lanjut untuk hari-hari puncak Lebaran.
Untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang, KAI telah menyiapkan berbagai langkah operasional. Persiapan tersebut meliputi optimalisasi petugas pengamanan, kesehatan, dan layanan di stasiun maupun di dalam kereta. Pengaturan kepadatan penumpang juga akan dilakukan di area peron, gerbang, dan titik-titik yang berpotensi padat, dengan perhatian khusus bagi pelanggan prioritas. Selain itu, KAI juga telah menyesuaikan sistem tiket secara komprehensif, mulai dari pengaturan tarif, kesiapan gerbang, hingga kanal penjualan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menerapkan kebijakan serupa untuk transportasi umum lainnya. MRT Jakarta dan Transjakarta juga akan memberlakukan tarif Rp1 pada Hari H dan H+1 Lebaran 2026, sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.
Adapun penetapan resmi tanggal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah masih menunggu hasil sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama pada hari ini, Kamis (19/3/2026). Berdasarkan perkiraan, Lebaran 2026 kemungkinan akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 (versi Muhammadiyah) atau Sabtu, 21 Maret 2026 (versi pemerintah dan NU). Kebijakan tarif Rp1 LRT Jabodebek ini akan mengikuti ketetapan pemerintah tersebut.