Lucas Morelatto: Laga Persijap vs Persebaya Bak Final, Penentu Nasib di Super League

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771675468

Jepara bersiap menyambut laga krusial di pekan ke-22 2025/2026 saat menjamu di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit, terutama bagi tuan rumah yang tengah berjuang keras menghindari zona degradasi.

Gelandang serang anyar Persijap Jepara asal Brasil, , tak ragu menyebut duel kontra Bajul Ijo sebagai laga final. Baginya, tiga poin di kandang akan sangat berharga untuk mendongkrak posisi timnya di klasemen. “Laga lawan Persebaya nanti adalah laga pekan ke-22, salah satu pertandingan final lagi bagi Persijap. Final untuk dapat memenangkan pertandingan,” tegas Morelatto, yang merupakan pemain asing terakhir yang didatangkan manajemen Laskar Kalinyamat di putaran kedua ini.

Persijap Bertekad Manfaatkan Tren Positif Kandang

Persijap Jepara saat ini terdampar di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 15 poin dari 21 pertandingan, hanya berjarak dua poin dari PSBS Biak yang berada di ambang zona degradasi. Namun, Laskar Kalinyamat memiliki modal berharga berupa tren positif di kandang. Mereka berhasil memenangi dua laga kandang terakhir, yakni menundukkan PSM Makassar 2-0 dan Madura United 1-0.

Pelatih Persijap, Mario Lemos, yang baru saja kembali menukangi tim, menyatakan kesiapan anak asuhnya. “Persiapan tim sangat baik. Laga lawan Persebaya adalah pertandingan tak mudah. Namun yang pasti, semua pemain sudah tahu tugasnya masing-masing. Semua pemain siap untuk pertandingan ini,” ujar Lemos. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara bertahan dan menyerang, terutama setelah kekalahan telak 0-4 dari Malut United di laga sebelumnya. “Di laga terakhir, kita kebobolan empat gol. Ini jadi pekerjaan rumah. Kita harus bisa bertahan, menyerang juga transisi dengan sama baiknya. Kita harus mencetak gol dan tentu kita ingin menang,” tambahnya.

Lemos juga tidak merisaukan kondisi pemain yang menjalani ibadah puasa Ramadan, mengingat hal serupa juga dialami oleh tim lawan. “Kalau bicara tentang momen bulan puasa, lawan juga tentu merasakan hal yang sama. Banyak pemain Persebaya yang juga menjalani puasa. Saya rasa ini tidak akan jadi masalah,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.

Persebaya Waspadai Jebakan Tim Papan Bawah

Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang dengan ambisi mengamankan posisi di papan atas klasemen. Saat ini, Bajul Ijo berada di peringkat kelima dengan 35 poin dari 21 pertandingan. Namun, mereka baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Bhayangkara FC, mengakhiri rekor 13 laga tak terkalahkan.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak meremehkan Persijap. “Jika kami berpikir pertandingan ini akan mudah karena Persijap berada di dasar klasemen, kami sudah mulai kalah,” tegas Tavares. Ia juga mengakui kekuatan tuan rumah di kandang. “Kami tahu mereka selalu menang dalam dua pertandingan kandang terakhir. Jadi kami yakin ini akan menjadi pertandingan sulit,” imbuhnya.

Dalam rekor pertemuan, Persebaya unggul telak dengan tiga kemenangan dari empat laga terakhir, termasuk kemenangan 4-0 di putaran pertama musim ini. Untuk laga ini, Persebaya dipastikan tanpa striker Bruno Paraiba, sehingga Mihailo Perovic dari Montenegro diharapkan menjadi ujung tombak utama. Perovic sendiri telah mencetak 5 gol dari 19 penampilan musim ini.