Bintang Los Angeles Lakers, Luka Doncic, dipastikan dalam kondisi prima dan siap memimpin timnya menghadapi Chicago Bulls pada Jumat, 13 Maret 2026. Kabar ini menjadi angin segar bagi Lakers yang tengah berjuang dengan sejumlah pemain kunci yang dibekap cedera.
Doncic, yang sebelumnya sempat mengalami cedera hamstring ringan pada awal Februari, tepatnya pada 6 Februari saat melawan Philadelphia 76ers, kini telah pulih sepenuhnya. Laporan terbaru mengonfirmasi bahwa pemain asal Slovenia ini tidak masuk dalam daftar cedera dan tidak memiliki batasan bermain. Kondisinya terus membaik sejak pemulihan cedera hamstringnya pada 15 Februari 2026.
Kehadiran Doncic sangat krusial bagi Lakers. Sejak bergabung dengan tim, ia telah menjadi pengatur serangan utama dan pencetak skor terbanyak. Musim ini, Doncic rata-rata mencetak sekitar 30 poin per pertandingan, dengan torehan assist yang tinggi dan sering membukukan triple-double. Penampilannya yang dominan terlihat jelas saat ia mencetak 46 poin, 11 assist, dan 7 rebound dalam kemenangan atas Bulls pada 26 Januari 2026. Ia juga memimpin Lakers meraih kemenangan comeback atas Dallas Mavericks dengan 33 poin, 11 assist, dan 8 rebound.
Meski Doncic siap bertanding, Lakers masih harus menghadapi tantangan berat akibat badai cedera yang menimpa tim. LeBron James berstatus questionable karena memar pinggul dan radang sendi kaki. Marcus Smart diragukan tampil akibat memar pinggul kanan, sementara Maxi Kleber juga questionable karena keseleo punggung bawah. Jaxson Hayes kemungkinan besar akan bermain meski mengalami sakit punggung, dan Austin Reaves masih absen karena cedera betis.
Di sisi lain, Chicago Bulls akan berupaya memanfaatkan momentum positif setelah meraih kemenangan overtime atas Golden State Warriors. Performa apik Matas Buzelis dan Josh Giddey yang mencetak rekor poin tertinggi dalam karier mereka akan menjadi ancaman bagi Lakers. Namun, Bulls memiliki pekerjaan rumah di lini pertahanan, mengingat mereka adalah tim dengan pertahanan terburuk keenam di NBA, yang mengizinkan rata-rata 119,9 poin per game. Strategi untuk meredam Doncic akan menjadi kunci keberhasilan mereka.