Penjaga gawang Tim Nasional Indonesia, Maarten Paes, berada di ambang debutnya bersama raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam. Kesempatan emas ini datang setelah kiper utama Ajax, Vitezslav Jaros, mengalami cedera lutut serius yang memaksanya menepi hingga akhir musim 2025/2026. Paes diperkirakan akan mengawal gawang De Godenzonen saat menghadapi NEC Nijmegen pada pekan ke-24 Eredivisie, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB, di Johan Cruijff ArenA.
Kabar cedera Jaros, yang merupakan pemain pinjaman dari Liverpool, dikonfirmasi oleh Ajax pada Jumat, 20 Februari 2026, setelah sang kiper mengalami insiden saat latihan. Situasi ini secara otomatis menempatkan Paes sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi kiper utama, mengingat pengalamannya yang lebih senior dibandingkan kiper muda Ajax lainnya.
Maarten Paes, yang kini berusia 27 tahun, resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam pada 2 Februari 2026, setelah ditransfer dari klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas. Ia meneken kontrak berdurasi tiga setengah tahun, yang akan mengikatnya di Amsterdam hingga 30 Juni 2029, dan akan mengenakan nomor punggung 26. Ajax dilaporkan mengeluarkan dana sekitar 1 hingga 1,5 juta Euro untuk memboyong kiper berdarah Indonesia ini.
Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker, mengungkapkan bahwa klub telah memantau Paes selama beberapa musim. Kedatangannya menjadi solusi setelah kiper Remko Pasveer pindah ke Heracles Almelo. Beuker memuji Paes sebagai penjaga gawang yang berpengalaman, dapat diandalkan, serta memiliki mentalitas olahraga tingkat atas.
Sebelumnya, Paes telah menjadi salah satu kiper paling konsisten di MLS selama empat musim bersama FC Dallas. Ia mencatatkan 114 penampilan, 10.182 menit bermain, 379 penyelamatan, dan persentase penyelamatan 70,38 persen. Pada tahun 2024, ia bahkan meraih penghargaan MLS All-Star dan MLS Save of the Year. Penyelamatan terbaik tahun itu adalah aksi ganda menepis tendangan penalti Gabriel Pec saat melawan LA Galaxy pada 29 Mei 2024.
Karier internasional Paes juga tak kalah cemerlang. Ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada April 2024 melalui jalur naturalisasi, berkat garis keturunan neneknya yang lahir di Kediri, Jawa Timur. Setelah persetujuan FIFA pada Agustus 2024, ia langsung debut untuk Timnas Indonesia pada 5 September 2024. Dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi, ia berhasil menepis tendangan penalti Salem Al-Dawsari dan dinobatkan sebagai Man of the Match. Paes juga mencatatkan clean sheet saat Indonesia menahan imbang Australia 0-0 pada 10 September 2024. Hingga kini, ia telah mengoleksi 10 caps bersama skuad Garuda.
Dua penyelamatan krusialnya bersama Timnas Indonesia pada tahun 2024 tersebut kini masuk dalam nominasi penghargaan PSSI Awards untuk kategori Save of the Year. Proses pemungutan suara masih berlangsung hingga 26 Februari 2026, dengan pengumuman pemenang dijadwalkan pada Maret 2026.
Menanggapi potensi debutnya, presenter sepak bola Belanda, Hans Kraay Jr., memberikan pujian. “Dia banyak bermain di Amerika, di MLS,” ujar Kraay, menambahkan bahwa “Paes bukan pemain sembarangan.” Ajax sendiri saat ini menempati posisi keempat di klasemen Eredivisie dengan 42 poin dari 23 pertandingan. Kemenangan atas NEC Nijmegen berpotensi membawa mereka naik ke posisi ketiga.