Berita

Makam di Serang Dibongkar Orang Tak Dikenal, Jenazah Diduga Dicuri

Advertisement

SERANG – Polres Serang menerima laporan mengenai pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Gardu Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten. Jenazah yang berada di dalam makam tersebut diduga telah diambil atau dicuri oleh orang tak dikenal, meninggalkan kuburan dalam kondisi terbuka.

Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diterima oleh Polres Serang dari masyarakat pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Laporan tersebut menyebutkan bahwa makam almarhum Sajim telah dibongkar oleh pihak yang tidak dikenal.

Tengkorak Diduga Diambil

Kasat Reskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady ES menjelaskan, “Informasi dari warga terkait adanya makam yang digali oleh orang yang tidak dikenal dan mengambil tengkorak dari makam tersebut yang beralamat di TPU Kampung Gardu Junti, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.”

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Polres Serang segera mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas mendapati bahwa kuburan tersebut memang telah dibongkar dan terlihat adanya galian yang tidak ditutup.

“Kuburan atas nama almarhum Sajim yang sudah meninggal sejak tujuh tahun lalu digali, dan diambil tengkorak atau isi dari kuburan tersebut,” ujar AKP Andi Kurniady, Senin (19/1/2026).

Advertisement

Penyelidikan dan Barang Bukti

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus ini. Sejumlah orang, termasuk anak dari almarhum Sajim yang membuat laporan, telah dimintai keterangan untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk batu nisan dan bambu yang diduga digunakan oleh pelaku. Area makam yang dibongkar telah dipasangi garis polisi (police line) untuk menjaga status quo dan kelancaran penyelidikan.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat sekitar yang mungkin melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di area pemakaman untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib. Penyelidikan terus berlanjut untuk mengidentifikasi pelaku, motif di balik pembongkaran makam, serta kemungkinan adanya unsur tindak pidana lain yang terkait dengan peristiwa ini.

Advertisement