Persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Super League 2025/2026, semakin memanas memasuki pekan ke-22. Setelah serangkaian laga dramatis pada pekan ke-21, termasuk kemenangan telak Malut United dan hasil imbang yang disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, kini perhatian tertuju pada jadwal padat akhir pekan ini yang berpotensi mengubah peta klasemen.
Dominasi Malut United dan Hasil Imbang Dramatis di Pekan ke-21
Pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung pada 13 Februari 2026 lalu menyajikan sejumlah kejutan dan pertandingan sengit. Salah satu sorotan utama adalah performa impresif Malut United FC yang berhasil membungkam Persijap Jepara dengan skor mencolok 4-0. Kemenangan ini menegaskan ambisi Malut United untuk terus bersaing di papan atas klasemen.
Sementara itu, dua pertandingan lainnya berakhir dengan skor imbang 2-2. Persik Kediri harus puas berbagi poin saat menjamu PSIM Yogyakarta, setelah sempat unggul namun gagal mempertahankan keunggulan. Di laga lain, Persis Solo juga ditahan imbang 2-2 oleh Madura United dalam pertandingan yang berlangsung terbuka dan penuh drama hingga menit akhir. Laga Persis Solo kontra Madura United ini bahkan mendapat perhatian khusus dengan kehadiran Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Stadion Manahan, Solo.
Beberapa hari setelahnya, pada 14 Februari, PSM Makassar harus mengakui keunggulan Dewa United FC dengan skor 0-2, sementara Persebaya Surabaya terpeleset setelah kalah 1-2 dari Bhayangkara FC. Arema FC tampil perkasa dengan kemenangan 3-0 atas Semen Padang pada 15 Februari, dan di hari yang sama, Persija Jakarta berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 dari Bali United.
Persib Bandung Kokoh di Puncak, Persaingan Ketat di Tiga Besar
Hingga Jumat, 20 Februari 2026, Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan mengumpulkan 47 poin dari 20 pertandingan. Mereka dibayangi ketat oleh Borneo FC Samarinda yang menempati posisi kedua dengan 46 poin dari jumlah laga yang sama. Persija Jakarta melengkapi posisi tiga besar dengan 44 poin, namun telah memainkan 21 pertandingan.
Malut United FC menempati peringkat keempat dengan 40 poin dari 21 laga, menunjukkan konsistensi mereka sepanjang musim ini. Di sisi lain, zona degradasi masih dihuni oleh Persis Solo, Persijap Jepara, dan Semen Padang FC, yang ketiganya akan berjuang keras untuk keluar dari posisi sulit tersebut.
Daftar Top Skor dan Top Assist Sementara
Persaingan individu juga tak kalah menarik. Penyerang Persija Jakarta, Maxwil Sauza, masih memimpin daftar top skor dengan koleksi 12 gol. Ia ditempel ketat oleh David Da Silva (Malut United FC), Mariano Peralta (Borneo FC Samarinda), dan Luan Dalberto (Arema FC) yang masing-masing mengemas 10 gol.
Di kategori top assist, Ezra Walian dari Persik Kediri memimpin dengan 8 assist. Mariano Peralta (Borneo FC Samarinda), Raiko Rodriguez (Persita Tangerang), dan Tyron Delpino (Malut United FC) juga menunjukkan kontribusi signifikan dengan masing-masing 7 assist.
Jadwal Pekan ke-22: Big Match dan Laga Penentu
Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 telah dimulai pada Jumat, 20 Februari 2026, dengan beberapa pertandingan menarik. Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan susah payah 2-1 atas PSM Makassar di Stadion JIS. Sementara itu, Semen Padang bermain imbang 2-2 melawan Malut United, dan Persik Kediri menciptakan drama tujuh gol dalam laga kontra Bhayangkara FC.
Pada Sabtu, 21 Februari 2026, tiga pertandingan siap tersaji:
- 20.30 WIB: Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya
- 20.30 WIB: Madura United vs Arema FC
- 20.30 WIB: Persis Solo vs PSBS Biak
Pertandingan-pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui platform Vidio dan Indosiar, menjanjikan tontonan seru bagi para pecinta sepak bola Tanah Air.
Musim BRI Super League 2025/2026 sendiri merupakan edisi ke-16 liga sepak bola tertinggi di Indonesia, dan menjadi yang pertama menggunakan nama Super League. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung dari 8 Agustus 2025 hingga 23 Mei 2026. Persib Bandung, sebagai juara bertahan dua kali, berambisi mencetak sejarah dengan meraih gelar ketiga secara beruntun.
Dengan 18 tim yang berkompetisi dalam format kandang-tandang sebanyak 34 pertandingan, setiap poin akan sangat berarti dalam menentukan juara, tim yang lolos ke kompetisi Asia, dan tim yang harus terdegradasi ke Liga 2.