Selebriti

Manajer Farel Prayoga Klarifikasi Isu Uang Miliaran Rupiah yang Picu Konflik Keluarga

Advertisement

Konflik yang melibatkan penyanyi cilik Farel Prayoga dengan orang tuanya belakangan ini menjadi sorotan publik. Salah satu pokok permasalahan yang diduga memicu ketegangan adalah kesalahpahaman mengenai nominal uang miliaran rupiah yang sempat dibahas dalam sebuah podcast.

Klarifikasi Manajer Farel Prayoga

Menanggapi isu tersebut, manajer Farel, Muhammad Rais, angkat bicara untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Ia menegaskan bahwa ada kekeliruan interpretasi terkait angka miliaran yang sempat diungkapkan.

“Kasus ini sebenarnya gara-gara Farel sempat podcast di Denny Sumargo. Terus menanyakan kira-kira berapa jumlah uang yang sudah digunakan sama orang tua,” ujar Rais saat ditemui di kawasan Studio Pagi-Pagi Ambyar TTV pada Kamis (8/1/2026).

Rais menjelaskan bahwa jawaban yang ia berikan saat itu bukanlah mengenai jumlah uang yang telah dihabiskan oleh orang tua Farel, melainkan total akumulasi pendapatan Farel selama berkarier. “Saya menjelaskan kalau total nominal pendapatan Farel dari awal sampai sekarang mungkin kurang lebih sekian. Maksudnya kurang lebih, bukan yang digunakan. Tapi pendapatan Farel dengan viral hampir dua tahun itu cukup besar,” terangnya.

Advertisement

Dampak Kesalahpahaman

Pernyataan tersebut kemudian menimbulkan bola liar, di mana pihak orang tua Farel merasa tertuduh telah menggunakan uang dalam jumlah fantastis, padahal penerimaan yang mereka terima tidak sebesar itu. “Mungkin orang tuanya ngomong jumlahnya memang eman-eman, tapi mereka ngomongnya tidak sejumlah M yang digunakan. Tapi kan saya gak ngomong yang digunakan, saya ngomongnya pendapatan Farel dari awal kira-kira,” tegas Rais.

Kesalahpahaman ini ternyata berdampak signifikan pada kondisi Farel Prayoga. Ia mengaku kesulitan berkonsentrasi dalam belajar. Selain memengaruhi sekolah dan kesehatan mentalnya, konflik ini juga berujung pada kerugian materiil. Beberapa pekerjaan Farel terpaksa dibatalkan, termasuk sebuah proyek film layar lebar bersama rumah produksi besar yang kini statusnya tertunda.

Baik Farel maupun manajemen berharap agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan secara kekeluargaan, dengan catatan tertulis untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. “Saya pengen Farel ini tetap harus bisa berkarya, tetap pendidikannya jalan, mentalnya diselamatkan,” pungkas Rais.

Advertisement