JAKARTA – Status pernikahan Inara Rusli dengan pengusaha asal Medan, Insanul Fahmi, masih menjadi sorotan publik. Meski telah mengakui menikah secara siri, Inara Rusli berharap hubungannya dengan Insanul Fahmi dapat segera diakui secara resmi oleh Kantor Urusan Agama (KUA).
“Saya rasa itu adalah harapan semua istri ya. Harapan semua perempuan juga maunya seperti itu ya,” ujar Inara Rusli saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (11/1/2026).
Namun, jalan menuju pengesahan pernikahan tersebut tidaklah mudah. Inara Rusli menyadari bahwa dirinya masih terhimpit oleh berbagai persoalan hukum yang belum terselesaikan. Permasalahan tersebut meliputi laporan perzinaan di Polda Metro Jaya dan laporan akses ilegal di Bareskrim Polri.
“Cuman kan kita di sini harus melihat secara fakta bahwa masih ada problem atau masalah yang harus diselesaikan satu per satu nih, terutama di ranah hukum ini,” tuturnya.
Salah satu kendala utama dalam proses isbat nikah adalah status Insanul Fahmi yang secara hukum negara masih terikat pernikahan sah dengan Wardatina Mawa. Inara Rusli membutuhkan kepastian dari Wardatina.
“Kita juga butuh kepastian dan jawaban dari pihak saudari M. Untuk bisa secara jelas, secara tegas dan secara bijaksana untuk memberikan pernyataannya, apakah dia mau melanjutkan? Ya, alhamdulillah gitu ya. Alhamdulillah kalau dia mau berhenti, ya dia ajukan gugatan cerai gitu. Ya supaya semua ini lebih jelas gitu,” tegas Inara Rusli.
Inara Rusli menambahkan, jika Wardatina Mawa memilih untuk tetap mempertahankan pernikahannya, ia siap secara mental untuk berbagi hati sebagai istri kedua. Namun, jika tidak, ia akan mengundurkan diri.
“Kalau tidak (siap jadi istri kedua), ya dari awal saya mundur,” pungkasnya.






