Performa penyerang Persib Bandung, Uilliam Barros, kembali menjadi sorotan tajam dari para Bobotoh setelah ia gagal mencetak gol dalam sepuluh pertandingan terakhir di ajang Super League 2025/2026. Meskipun demikian, asisten pelatih Persib, Igor Tolic, pasang badan membela pemain asal Brasil tersebut, menegaskan bahwa kontribusi seorang penyerang tidak hanya diukur dari jumlah gol semata.
Uilliam Barros, yang kini berusia 31 tahun, terakhir kali membobol gawang lawan di Super League pada 30 November 2025, saat Persib meraih kemenangan 4-1 atas Madura United. Sejak saat itu, keran golnya seolah mengering. Hingga pekan ke-23 Super League musim ini, Barros tercatat baru mengoleksi tujuh gol dan dua assist dari 21 penampilan. Di kancah AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026, statistiknya juga menunjukkan satu gol dan satu assist dari delapan laga.
Pembelaan dari Staf Pelatih
Menanggapi kritik yang dialamatkan kepada Barros, Igor Tolic memberikan pembelaan. Ia menekankan bahwa peran penyerang di lapangan lebih kompleks daripada sekadar mencetak gol. “Saya rasa pada musim sebelumnya, kami mendapatkan pertanyaan yang mirip pada Ciro (Alves), saya masih ingat itu. Ketika bermain pada garis penyerangan, pemain bisa memberikan banyak hal bagus bagi tim,” ujar Tolic dalam konferensi pers di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Rabu (25/2).
Tolic menambahkan, Uilliam Barros memiliki etos kerja yang tinggi dan memberikan kontribusi signifikan dalam aspek lain permainan. “Seperti melakukan pressing, membantu tim juga saat bertahan, bisa memberikan assist, jadi banyak cara yang bisa diberikan. Bermain di barisan depan bukan hanya tentang mencetak gol,” jelas Tolic. Ia juga menyebut Barros rajin membantu pertahanan dan memiliki transisi yang cepat, serta kerap terlibat dalam proses terciptanya gol oleh rekan setimnya.
Kepercayaan penuh dari tim pelatih terhadap Barros tetap tak tergoyahkan. Tolic menegaskan, “Ini soal berkontribusi pada tim dan Uilliam Barros memberikan kontribusi besar untuk tim. Dia banyak membantu pertahanan dan banyak berlari untuk bisa memberikan ruang pemain lain untuk mencetak gol.”
Perbandingan dengan Ciro Alves dan Perubahan Skuad
Perbandingan dengan Ciro Alves yang disebut Tolic cukup relevan, mengingat Ciro dan David da Silva, dua mantan penyerang andalan Persib, kini justru tampil produktif bersama Malut United. Keduanya masing-masing telah mencetak delapan gol di Super League 2025/2026, melampaui torehan Barros. Persib sendiri melakukan regenerasi lini depan pada awal musim ini dengan melepas David da Silva, Ciro Alves, dan Tyronne Del Pino.
Untuk putaran kedua Super League 2025/2026, Persib Bandung telah melakukan gebrakan di bursa transfer dengan mendatangkan sejumlah pemain asing baru. Salah satunya adalah penyerang asal Spanyol, Sergio Castel, yang direkrut pada Januari 2026. Selain itu, Maung Bandung juga berhasil menggaet mantan bek kiri Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa. Kehadiran pemain-pemain ini diharapkan dapat menambah kedalaman skuad dan ketajaman lini serang Persib, yang saat ini masih menempatkan Uilliam Barros sebagai pencetak gol terbanyak di Super League dengan tujuh gol.
Persib di Puncak Klasemen dan Laga Krusial
Saat ini, Persib Bandung kokoh di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan mengoleksi 50 poin dari 21 pertandingan. Tim asuhan Bojan Hodak ini bertekad mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang saat menjamu Madura United dalam laga pekan ke-23 yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026, di Stadion GBLA.
Laga ini menjadi krusial bagi Persib untuk menjaga posisi puncak dan menjauh dari para pesaing. Dengan kembalinya Marc Klok dari cedera, Persib siap tempur menghadapi Madura United, meskipun pemain anyar Layvin Kurzawa kemungkinan belum akan diturunkan sebagai starter karena masih membutuhkan adaptasi.