Marco Bezzecchi: ‘Hasil Tes Tidak Krusial’ Meski Aprilia Rajai Pramusim MotoGP 2026

Author Image

Hodak

27 Februari 2026

Musim balap siap menggebrak akhir pekan ini, dengan Sirkuit Internasional Chang di Buriram, Thailand, menjadi tuan rumah seri pembuka yang dinanti-nantikan. Sorotan tajam tertuju pada performa impresif Aprilia dalam sesi , terutama setelah pembalap andalan mereka, , berhasil mencatatkan waktu tercepat. Namun, Bezzecchi memilih untuk tetap kalem dan meredam ekspektasi tinggi yang mulai menyelimuti timnya.

Aprilia Unjuk Gigi di Tes Pramusim Buriram

menunjukkan dominasinya pada tes pramusim terakhir di Buriram, Thailand, yang berlangsung pada 22 Februari 2026. Marco Bezzecchi, yang menunggangi Aprilia RS-GP26, berhasil menorehkan rekor lap tercepat di sirkuit tersebut dengan catatan waktu 1 menit 28,668 detik. Keberhasilan ini semakin dipertegas dengan rekan setimnya di Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, yang menempati posisi kedua, mengamankan posisi 1-2 bagi pabrikan asal Noale tersebut.

Performa gemilang Aprilia ini bukan tanpa alasan. Pabrikan tersebut telah melakukan penyempurnaan signifikan pada RS-GP26, mencakup aspek aerodinamika, sasis, dan elektronik. Bahkan, Aprilia disebut telah menemukan celah dalam regulasi untuk memperkenalkan bentuk aerodinamika aktif yang meningkatkan performa di lintasan lurus, sebuah inovasi yang mengingatkan pada trik Formula 1 yang pernah dilarang.

Bezzecchi Merendah Meski Dipuji Marc Marquez

Meski tampil memukau dan menjadi yang tercepat di Buriram, Marco Bezzecchi memilih untuk tidak terlena. Pembalap Italia ini menegaskan bahwa hasil tes pramusim tidak bisa dijadikan tolok ukur mutlak untuk persaingan di balapan sesungguhnya.

“Tentu saja, secara keseluruhan saya merasa senang dengan motor saya. Namun, saat sesi uji coba, sulit untuk mendapatkan perbandingan yang jelas karena setiap orang melakukan pekerjaan yang berbeda; Anda tidak pernah tahu apa yang mereka kerjakan atau ban apa yang mereka gunakan,” ujar Bezzecchi, menjelaskan pandangannya yang hati-hati. Ia menambahkan, “Jadi, pada akhirnya, sangat menyenangkan bisa melihat hasil uji coba ini, terutama di Thailand, karena kami mencoba mempersiapkan diri untuk akhir pekan balapan. Tetapi hal ini tidak krusial. Jadi, saya tidak merasakan hal yang sama dengan mereka. Saya yakin performa mereka akan terlihat saat akhir pekan balapan nanti.”

Sikap rendah hati Bezzecchi ini muncul bahkan setelah juara bertahan Marc Marquez (Ducati) secara terbuka menyebutnya sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia musim ini. Bezzecchi sendiri menargetkan untuk memulai musim 2026 dengan lebih konsisten dibandingkan tahun sebelumnya, di mana ia finis ketiga di klasemen akhir pembalap dan meraih tiga kemenangan balapan utama.

Persaingan Ketat Jelang Musim Terakhir Mesin 1000cc

Musim MotoGP 2026 akan menjadi edisi terakhir penggunaan mesin 1000cc sebelum regulasi baru 850cc diterapkan pada tahun 2027. Hal ini menambah tensi persaingan, di mana setiap tim dan pembalap akan berusaha memaksimalkan performa di era saat ini. Aprilia, dengan duet Marco Bezzecchi (#72) dan Jorge Martin (#89) di tim pabrikan, diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi dominasi Ducati yang telah berlangsung beberapa musim terakhir.

Selain Bezzecchi, nama-nama seperti Marc Marquez, Alex Marquez, Francesco Bagnaia, hingga rookie sensasional Toprak Razgatlioglu juga siap meramaikan perebutan gelar. Dengan hasil tes pramusim yang menjanjikan dan semangat kompetisi yang membara, MotoGP Thailand 2026 dipastikan akan menjadi pembuka musim yang penuh aksi dan kejutan.