Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, berhasil mengamankan posisi terdepan (pole position) untuk Grand Prix Thailand 2026, seri pembuka musim MotoGP. Pencapaian impresif ini diraih Bezzecchi di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, pada Sabtu (28/2), meskipun ia sempat mengalami kecelakaan dramatis di sesi kualifikasi kedua (Q2). Ia mengungguli juara dunia bertahan, Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo, yang harus puas di posisi kedua dengan selisih waktu tipis.
Sejak sesi latihan bebas, Bezzecchi telah menunjukkan performa dominan di Buriram. Ia bahkan memecahkan rekor putaran sirkuit pada sesi latihan Jumat (27/2) dengan catatan waktu 1 menit 28,526 detik. Konsistensinya berlanjut di sesi kualifikasi, di mana ia mencatatkan waktu 1 menit 28,652 detik. Namun, di penghujung Q2, Bezzecchi mengalami insiden saat kehilangan kendali motor Aprilia RS-GP26 miliknya di Tikungan 12. Ini merupakan kecelakaan kedua baginya pada hari itu, setelah sebelumnya terjatuh di Tikungan 3 pada sesi latihan bebas kedua (FP2).
Meski demikian, waktu yang telah dicatatkannya sebelumnya sudah cukup untuk mengunci pole position. Mengenai insiden tersebut, Bezzecchi menyatakan, “Saya baik-baik saja, tetapi ketika airbag meledak, pantat saya sedikit sakit!” Ia menambahkan, “Kualifikasi berjalan baik. Ada kesalahan kecil di akhir, tetapi untungnya catatan waktu sudah cukup bagus untuk tidak kehilangan pole position. Ini akan sulit sore ini, juga besok, tetapi kami cukup kuat jadi kami akan mencoba bertarung dengan para pembalap teratas. Marc, dibandingkan kemarin, membuat langkah besar, jadi dia pasti akan sangat kuat, tetapi saya akan mencoba yang terbaik.”
Marc Marquez, yang mengendarai Ducati Desmosedici GP26, memberikan perlawanan sengit. Setelah sempat berada di posisi ketujuh pada awal Q2, juara dunia tujuh kali ini meningkatkan kecepatannya di putaran terakhir dan nyaris merebut pole, hanya terpaut 0,035 detik dari Bezzecchi. Marquez, yang masih beradaptasi dengan paket aerodinamika lama Ducati akibat cedera bahu yang dideritanya pada akhir musim 2025, menunjukkan semangat juang yang tinggi. Ia mengungkapkan, “Ya, itu sulit, terutama karena pada ban pertama saya merasa tidak begitu baik dan saya berkata ‘oke ada apa ini?’. Tetapi pada serangan waktu kedua dari lap keluar, saya merasa jauh lebih baik. Saya sudah menyerang di lap pertama. Saya melihat catatan waktu dan saya berkata ‘cukup’. Baris depan adalah target utama, dan saya pikir 28,6 sudah cukup untuk baris pertama.”
Melengkapi barisan terdepan adalah Raul Fernandez dari tim Trackhouse Aprilia, yang berhasil menempati posisi ketiga. Sementara itu, pembalap Ducati lainnya, Francesco Bagnaia, mengalami kesulitan dan gagal melaju ke Q2, sehingga harus memulai balapan dari posisi ke-13.
Pada sesi Sprint Race yang digelar Sabtu (28/2), Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing berhasil meraih kemenangan perdananya di kelas MotoGP, setelah Marc Marquez mendapat penalti akibat kontak di lap terakhir. Sayangnya, Marco Bezzecchi yang memulai Sprint Race dari pole position, harus terjatuh dari posisi terdepan di lap kedua dan tidak mendapatkan poin.
Grand Prix Thailand 2026 menandai dimulainya musim balap MotoGP yang akan menjadi penutup era mesin 1000cc sebelum regulasi baru 850cc diterapkan pada tahun 2027. Balapan utama MotoGP Thailand 2026 akan berlangsung pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 15.00 WIB dan dapat disaksikan secara langsung melalui Trans7.