Mark Robins Kenang Transformasi Coventry di Bawah Doug King Jelang Reuni Kontra Stoke

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

kembali ke Coventry Building Society Arena hari ini, Sabtu (28/2/2026), namun kali ini sebagai manajer tim lawan, . Pertemuan emosional ini terjadi saat , klub yang pernah ia besut, tengah memuncaki klasemen Championship di bawah kepemimpinan . Menjelang laga tersebut, Robins merefleksikan dampak signifikan pemilik Coventry, Doug King, dan menyatakan bahwa para penggemar pasti akan “menyambar” kesempatan promosi ke Liga Primer.

Refleksi Perjalanan Coventry di Bawah Doug King

Robins, yang memiliki status legenda di Coventry, menyoroti perubahan drastis yang dialami klub. Ia mengungkapkan, jika pada tahun 2017, saat klub berada dalam situasi sulit di League Two, ada yang mengatakan kepada suporter bahwa mereka akan berada di ambang promosi Liga Primer untuk kedua kalinya, “Saya pikir mereka akan menyambar tangan Anda.” Komentar ini menggarisbawahi transformasi luar biasa Coventry dari keterpurukan menuju posisi puncak Championship saat ini.

Doug King mengambil alih kepemilikan mayoritas Coventry City pada Januari 2023, dengan kesepakatan yang diratifikasi oleh EFL. Akuisisi ini menjadikan klub bebas utang dan menandai awal yang baru. King kemudian menyelesaikan pembelian 100% saham klub pada akhir Januari 2023. Investasi King tidak hanya mencakup stabilitas finansial, tetapi juga pengembangan staf pemain, fasilitas latihan, dan akuisisi stadion, yang menurut Robins, “sangat besar” bagi klub.

Perpisahan Kontroversial dan Era Lampard

Meskipun Robins adalah manajer yang paling lama menjabat di Championship dan dihormati sebagai “Mesias pemalu” oleh para penggemar, ia secara kontroversial dipecat oleh Doug King pada November 2024. Keputusan ini memicu kemarahan di kalangan suporter. King menjelaskan bahwa ia ingin beralih ke model “Pelatih Kepala” daripada “Manajer” untuk bekerja dalam struktur klub yang baru, dan hubungan antara ia dan Robins dikabarkan memburuk karena perbedaan pandangan mengenai struktur manajemen.

Pengganti Robins adalah Frank Lampard, mantan manajer Derby County, Chelsea, dan Everton. Penunjukan Lampard dianggap sebagai “pertaruhan besar” oleh Doug King. Namun, pertaruhan itu terbayar. Di bawah asuhan Lampard, Coventry City tampil gemilang di musim 2025-2026. Mereka saat ini menduduki peringkat pertama Championship dengan 68 poin dari 34 pertandingan, mencetak 70 gol (serangan terbaik di liga) dan hanya kebobolan 37 gol (pertahanan terbaik keempat).

Reuni Emosional di CBS Arena

Kini, Mark Robins kembali ke CBS Arena sebagai manajer Stoke City. Ia mengambil alih Stoke dan berhasil menyelamatkan mereka dari degradasi, kemudian memimpin mereka meraih “awal yang cemerlang” di musim ini. Pertandingan hari ini bukan satu-satunya pertemuan mereka musim ini; Stoke City sebelumnya mengalahkan Coventry 1-0 di Piala FA pada 10 Januari 2026.

Robins mengakui investasi King dan posisi kuat Coventry saat ini. Ia juga menarik perbandingan antara upaya pembangunannya di Coventry dan kendala berbeda yang ia hadapi di Stoke. “Kepemilikan baru datang, Doug King datang, dan menambah itu serta terus berinvestasi pada staf pemain, skuad, tempat latihan, dan kemudian mengakuisisi stadion, yang bagi mereka sangat besar,” ujar Robins. Ia memuji pekerjaan Lampard, mengakui bahwa Coventry memiliki skuad yang dalam dan mampu melakukan perubahan tanpa dampak negatif.