Spekulasi mengenai masa depan kapten Arsenal, Martin Odegaard, kembali mencuat di tengah musim 2025/2026. Namun, gelandang serang asal Norwegia ini dengan tegas menyatakan komitmennya untuk tetap berada di Emirates Stadium, menepis segala rumor transfer yang beredar. Odegaard berambisi besar untuk memimpin The Gunners meraih trofi pada tahun 2026 ini.
Odegaard sebelumnya telah menandatangani kontrak jangka panjang baru dengan Arsenal pada 22 September 2023, yang mengikatnya di klub hingga tahun 2028. Kesepakatan tersebut menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain dengan gaji tertinggi di klub London Utara itu. Meskipun demikian, laporan-laporan terbaru pada Januari dan Februari 2026 sempat menyebutkan adanya pembicaraan kontrak yang “rumit” atau bahkan potensi kepindahannya. Namun, sumber dari Football London pada 26 Februari 2026, menegaskan bahwa Odegaard tidak memiliki niat untuk meninggalkan Arsenal musim depan, terlepas dari hasil akhir musim ini, dan tidak akan mempertimbangkan tawaran apa pun.
Ambisi Trofi dan Perjalanan Arsenal
Sebagai kapten tim, Martin Odegaard tidak pernah menyembunyikan ambisinya untuk meraih gelar juara bersama Arsenal. “Semua orang tahu bahwa kami ingin memenangkan trofi, dan betapa pentingnya itu bagi kami,” ujar Odegaard. Ia secara spesifik berharap tahun 2026 dapat menjadi tahun di mana Arsenal mewujudkan impian tersebut. “Semoga 2026 akan menjadi tahun bagi kami, karena kami siap untuk itu,” tambahnya.
Perjalanan Arsenal di musim 2025/2026 menunjukkan tanda-tanda positif. Klub ini mengakhiri tahun 2025 dengan memuncaki klasemen Premier League dan fase grup Liga Champions. Hingga 22 Februari 2026, Arsenal berada di posisi pertama Premier League, melaju ke babak kelima Piala FA, mencapai final Piala EFL (Carabao Cup), dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Mereka berhasil mengamankan tempat di final Carabao Cup setelah mengalahkan Chelsea di semifinal pada 3 Februari 2026.
Tantangan dan Kebangkitan Performa
Meski memiliki peran krusial, Odegaard sempat menghadapi periode sulit dalam 18 bulan terakhir hingga Januari 2026. Ia dilaporkan berjuang dengan cedera lutut dan bahu, yang memengaruhi konsistensi performanya. Penurunan performa ini, ditambah dengan munculnya nama Eberechi Eze sebagai alternatif di lini tengah serang, sempat memicu spekulasi tentang jaminan tempatnya di starting XI. Beberapa kali tampil dari bangku cadangan juga menambah bahan diskusi mengenai perannya.
Namun, Odegaard menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Ia mencetak gol atau memberikan assist dalam tiga penampilan terakhirnya di Premier League per Januari 2026. Salah satu momen penting adalah golnya melawan Brighton pada Desember 2025. Komitmennya untuk mengatasi tantangan fisik dan merebut kembali peran kunci di tim utama tetap kuat.
Di level internasional, Odegaard juga memiliki ambisi besar. Ia bermimpi untuk bermain membela tim nasional Norwegia di ajang Piala Dunia. Dengan dua pertandingan penting Norwegia pada November 2025, kemenangan melawan Estonia diharapkan dapat menempatkan mereka pada posisi yang baik untuk lolos ke Piala Dunia tahun berikutnya (2026).