Masa Depan Hugo Broos di Afrika Selatan Menggantung, Hasil Piala Dunia 2026 Jadi Penentu

Spekulasi mengenai masa depan pelatih tim nasional , , semakin memanas menjelang bergulirnya Piala Dunia FIFA 2026. Pelatih veteran asal Belgia ini, yang sebelumnya mengumumkan niatnya untuk pensiun setelah turnamen akbar tersebut, kini mengisyaratkan adanya kemungkinan perubahan rencana.

Broos, yang akan berusia 74 tahun bulan depan, telah menukangi selama hampir lima tahun sejak ditunjuk pada Mei 2021. Di bawah kepemimpinannya, tim berjuluk ‘The Boys’ ini berhasil bangkit dan lolos ke , penampilan keempat mereka di ajang tersebut setelah 1998, 2002, dan menjadi tuan rumah pada 2010.

Dalam beberapa pernyataan terbarunya, Broos menunjukkan sikap yang tidak lagi pasti mengenai pengunduran dirinya. “Mungkin bukan ide yang bagus bagi saya untuk mengatakan bahwa setelah Piala Dunia saya harus menghentikan karier saya sebagai pelatih,” ujar Broos. Ia menambahkan, “Mari kita tunggu dan lihat apa yang akan terjadi dalam tiga, empat bulan ke depan.”

Kunci dari keputusan Broos tampaknya terletak pada performa Bafana Bafana di Piala Dunia mendatang. Ia menyatakan keinginannya untuk mengakhiri karier dengan “indah”, yang berarti tim harus tampil baik di panggung global. “Jika saya harus berhenti, saya ingin berhenti dengan indah. Itu harus menjadi akhir yang indah bagi saya,” tegasnya. “Itu berarti kami harus tampil bagus di Piala Dunia.”

Fokus utama Broos saat ini adalah persiapan tim. “Saya akan bekerja sekeras yang sudah saya lakukan selama lima tahun terakhir untuk memiliki tim di Piala Dunia yang mendapatkan hasil bagus,” katanya. “Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan saya tidak punya waktu untuk memikirkan apakah saya akan pergi atau bertahan.”

Di sisi lain, Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) melalui Presiden Danny Jordaan, telah menyatakan keterbukaannya untuk berdiskusi dengan Broos mengenai perpanjangan kontrak. Jordaan menekankan pentingnya kontinuitas kepelatihan sebagai salah satu faktor kunci keberhasilan tim nasional. “Kami harus berdiskusi dengannya. Dia telah mengindikasikan bahwa pada akhir kontraknya, dia akan mencapai usia pensiun, tetapi kami masih harus melakukan percakapan,” jelas Jordaan.

Sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, Bafana Bafana dijadwalkan melakoni dua laga persahabatan internasional melawan Panama. Pertandingan pertama telah berlangsung pada Jumat (27 Maret 2026) di Durban, dan yang kedua akan digelar pada Selasa (31 Maret 2026) di Cape Town. Broos memilih Panama karena gaya bermain mereka dianggap mirip dengan Meksiko, lawan pertama Afrika Selatan di Grup A Piala Dunia. Panama sendiri berada di peringkat 33 dunia dan juga lolos ke Piala Dunia. Di Piala Dunia 2026, Afrika Selatan tergabung di Grup A bersama Meksiko, Korea Selatan, dan satu tim dari Denmark, Makedonia Utara, Republik Ceko, atau Republik Irlandia.