Spekulasi mengenai masa depan Mohamed Salah di Liverpool kembali memanas, menjelang dibukanya bursa transfer musim panas 2026. Meskipun bintang asal Mesir tersebut telah menandatangani kontrak baru yang mengikatnya di Anfield hingga Juni 2027 pada April 2025 lalu, rumor kepergiannya dari klub Merseyside tersebut tak kunjung mereda.
Situasi ini diperparah dengan serangkaian kontroversi yang melanda Salah pada Desember 2025. Ia dikabarkan berselisih paham secara terbuka dengan pelatih kepala Liverpool, Arne Slot, yang baru mengambil alih tim setelah kepergian Jurgen Klopp pada musim panas 2025. Salah bahkan sempat dicadangkan dalam tiga pertandingan Liga Primer berturut-turut dan tidak masuk skuad untuk laga Liga Champions melawan Inter Milan.
Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, Salah menuding klub telah “melemparkannya ke bawah bus” dan mengklaim hubungannya dengan Slot telah rusak. Ia bahkan mengisyaratkan kemungkinan laga terakhirnya di Anfield sebelum bergabung dengan timnas Mesir untuk Piala Afrika 2025, meminta keluarganya hadir dalam pertandingan melawan Brighton sebagai potensi perpisahan.
Namun, setelah kembali dari Piala Afrika pada Januari 2026, hubungan antara Salah dan Arne Slot dilaporkan membaik. Performa Salah juga menunjukkan peningkatan signifikan, berkontribusi pada peningkatan kreativitas dan gol Liverpool. Pelatih Arne Slot menyambut baik kembalinya Salah, menegaskan pentingnya sang pemain bagi tim.
Meski demikian, rumor kepindahan Salah pada musim panas 2026 tetap menjadi topik hangat. Klub-klub Liga Pro Saudi, seperti Al-Ittihad dan Al-Nassr, disebut-sebut sangat tertarik untuk merekrutnya, terutama setelah Al-Ittihad mencari pengganti Karim Benzema yang pindah ke Al-Hilal. Bahkan, Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat juga disebut-sebut sebagai destinasi yang “lebih menarik” bagi Salah dibandingkan Arab Saudi.
Liverpool sendiri dilaporkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan kepergian bintangnya tersebut. Klub dikabarkan secara pribadi telah mengidentifikasi beberapa pemain sebagai calon pengganti, termasuk Anthony Gordon dari Newcastle United, Jarrod Bowen dari West Ham, Michael Olise, dan Allan. Keputusan untuk menjual Salah pada musim panas ini mungkin diambil untuk mengamankan biaya transfer yang substansial, mengingat kontraknya akan menyisakan satu tahun lagi pada 2027.
Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Tim Sherwood, bahkan menyatakan keyakinannya 100 persen bahwa Salah akan meninggalkan Liverpool pada musim panas 2026. Senada, legenda Liverpool Jamie Carragher menyarankan bahwa pertandingan terakhir musim 2025-26 bisa menjadi “perpisahan yang sempurna dan terencana” bagi Salah.
Terlepas dari gejolak yang terjadi, Salah tetap menjadi salah satu pemain paling produktif di era modern Liverpool. Pada musim 2024/25, ia mencetak 32 gol dalam 45 penampilan di semua kompetisi, termasuk 27 gol di Liga Primer, membantu Liverpool meraih gelar juara. Secara keseluruhan, ia telah mencetak 243 gol dan memberikan 109 assist dalam 393 penampilan untuk The Reds. Kini, semua mata tertuju pada keputusan yang akan diambil Salah dan Liverpool di bursa transfer mendatang.