Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool Kian Samar, Liga Arab Saudi dan MLS Jadi Opsi

mohamed salah, liverpool fc, liga primer inggris, liga arab saudi, transfer pemain

Masa depan bintang Liverpool, , di Anfield semakin diselimuti ketidakpastian menjelang bursa transfer musim panas 2026. Meskipun masih terikat kontrak hingga 2027, laporan terbaru mengindikasikan bahwa kepergiannya dari klub Merseyside “semakin mungkin” terjadi. Liga Pro Saudi dan Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat muncul sebagai tujuan potensial bagi penyerang asal Mesir tersebut.

Salah, yang akan berusia 34 tahun pada akhir musim ini, memperpanjang kontraknya selama dua tahun pada April 2025, yang seharusnya membuatnya bertahan di Liverpool hingga musim panas 2027. Namun, spekulasi mengenai masa depannya kembali mencuat, terutama karena Liverpool berkeinginan untuk menghindari kehilangan pemain bintangnya secara gratis pada akhir musim depan.

Ketegangan internal juga disebut-sebut menjadi pemicu rumor transfer ini. Sejak awal musim 2025/2026, muncul laporan tentang perselisihan publik antara Salah dan manajer Liverpool, Arne Slot. Insiden paling disorot terjadi setelah hasil imbang 3-3 melawan Leeds United pada Desember 2025, di mana Salah dilaporkan melancarkan “serangan mengejutkan” terhadap Slot dan mengklaim dirinya dipaksa keluar dari klub. Ia juga sempat dikritik atas reaksinya saat diganti dalam kemenangan 1-0 atas Nottingham Forest.

Liga Pro Saudi telah lama menunjukkan minat kuat terhadap Salah. Pada September 2023, Liverpool bahkan menolak tawaran senilai £150 juta (sekitar Rp2,9 triliun) dari Al Ittihad. Kini, klub-klub Saudi seperti Al-Ittihad dan Al-Hilal, serta Al Qadsiah yang berafiliasi dengan perusahaan minyak negara Aramco, diperkirakan akan kembali mengajukan tawaran. Namun, kepindahan ke Liga Pro Saudi akan sangat bergantung pada kesediaan klub untuk memenuhi tuntutan gaji Salah yang “cukup besar”, yang diperkirakan mencapai £400.000 (sekitar Rp7,8 miliar) per minggu.

Selain Timur Tengah, MLS di Amerika Serikat juga disebut-sebut sebagai opsi lain yang menarik bagi Salah. Mantan pembawa acara Sky Sports, Richard Keys, bahkan secara mengejutkan memprediksi Salah bisa pindah ke Italia. Sumber lain, Football Insider, melaporkan bahwa Salah “sangat senang” untuk tetap di Liverpool dan menyelesaikan kontraknya jika tidak ada tawaran yang sesuai.

Dari sisi klub, Liverpool dilaporkan “akan menyambut tawaran” dari MLS dan Liga Pro Saudi. Kepergian Salah akan menjadi pukulan besar bagi The Reds, mengingat kontribusinya yang luar biasa dengan 252 gol dalam 429 penampilan, serta membantu klub meraih dua gelar Liga Primer dan satu Liga Champions. Liverpool pun telah mengidentifikasi beberapa kandidat pengganti, dengan winger Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, menjadi prioritas utama yang diperkirakan bernilai €90 juta. Nama-nama lain seperti Michael Olise dari Bayern Munich dan Desire Doue dari PSG juga disebut-sebut.

Musim panas 2026 akan menjadi periode krusial bagi Mohamed Salah dan Liverpool. Keputusan mengenai masa depannya tidak hanya akan memengaruhi karier sang pemain, tetapi juga arah strategis The Reds dalam membangun skuad untuk musim-musim mendatang.