Penyerang Manchester United, Matheus Cunha, baru-baru ini menyuarakan apresiasi mendalamnya terhadap mantan pelatih Setan Merah, Ruben Amorim. Pujian ini datang di tengah periode kebangkitan performa tim di bawah arahan manajer interim Michael Carrick, yang menggantikan Amorim pada Januari 2026 lalu.
Cunha, yang bergabung dengan Manchester United dari Wolverhampton Wanderers pada 12 Juni 2025 dengan biaya transfer dilaporkan mencapai £62,5 juta, menegaskan bahwa Amorim adalah sosok krusial di balik fondasi skuad saat ini.
“Saya selalu sangat berterima kasih atas semua yang Ruben lakukan,” ujar Cunha kepada DAZN. “Saya pikir sangat mudah, ketika keadaan berubah, untuk melihat masa lalu hanya sebagai masalah, tetapi justru sebaliknya; dia adalah orang yang luar biasa.”
Amorim, yang menjabat sebagai pelatih Manchester United selama 14 bulan sejak November 2024, dipecat pada awal Januari 2026 setelah serangkaian hasil yang tidak konsisten. Di bawah kepemimpinannya, United bahkan sempat finis di posisi ke-15 Premier League pada musim 2024/2025.
Meski demikian, Cunha bersikeras bahwa kontribusi Amorim tidak boleh dilupakan. “Banyak pemain baru datang karena dia, jadi saya pikir dia juga memainkan peran besar dalam kesuksesan yang kami alami sekarang,” tambahnya, merujuk pada perannya dalam membangun komposisi tim.
Pemain berusia 26 tahun ini juga membantah anggapan bahwa taktik Amorim terlalu kaku menjadi penyebab masalah. “Tekanan agar taktik itu berhasil sangat besar sehingga kami melupakan betapa sederhananya konteks keseluruhan dan terlalu fokus pada hal negatif,” jelas Cunha. Ia melanjutkan, “Tetapi, sejujurnya, saya pikir numerologi sepak bola sangat menyesatkan. Kami menyerang dengan berbagai cara dan akhirnya bertahan dengan formasi yang semua orang katakan adalah milik Ruben.”
Sejak Michael Carrick mengambil alih kursi kepelatihan interim, Manchester United menunjukkan performa impresif dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang dari lima pertandingan terakhir, termasuk kemenangan penting atas Manchester City dan Arsenal. Cunha sendiri telah menjadi salah satu pemain kunci dalam kebangkitan ini, dengan torehan 6 gol dan 2 assist dari 25 penampilan di semua kompetisi musim 2025/2026, termasuk gol penentu kemenangan di Emirates Stadium.
Ruben Amorim sendiri, setelah kepergiannya dari Old Trafford, baru-baru ini terlihat menghadiri turnamen tenis Qatar Open pada Februari 2026, seolah menikmati waktu luangnya setelah masa kepelatihan yang penuh tantangan.