Duel akbar bertajuk ‘Der Klassiker‘ antara Borussia Dortmund dan Bayern Munich akan tersaji pada Sabtu, 28 Februari 2026, pukul 17:30 UTC atau Minggu, 1 Maret 2026, pukul 00:30 WIB di Signal Iduna Park, Dortmund. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi salah satu penentu arah perburuan gelar Bundesliga musim 2025/2026.
Menjelang laga krusial ini, legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthäus, telah mengubah prediksinya. Semula, Matthäus sempat menjagokan hasil imbang. Namun, setelah kekalahan telak Borussia Dortmund 1-4 dari Atalanta di Liga Champions pada Rabu lalu, yang membuat mereka tersingkir dengan agregat 2-4, Matthäus kini menempatkan Bayern Munich sebagai favorit.
Analisis Matthäus dan Kondisi Terkini Kedua Tim
Matthäus secara terang-terangan mengkritik performa Dortmund pasca-kekalahan di Eropa. Ia merasa para pemain Bayern selalu mengerahkan segalanya, sementara beberapa pemain Dortmund “selalu menyisakan 20 persen” dari kemampuan mereka. Mantan pemain tim nasional Jerman itu juga menyoroti adanya “keresahan internal” di kubu Dortmund, menyebut nama-nama seperti Serhou Guirassy dan Karim Adeyemi sebagai pemicu masalah.
Meski demikian, Matthäus tidak sepenuhnya menutup peluang bagi Die Borussen. Ia meyakini bahwa dengan dukungan penuh dari para penggemar di kandang, Dortmund masih memiliki kesempatan jika mereka bermain dengan “keyakinan dan keberanian.” Sebelumnya, Matthäus juga sempat menyatakan bahwa jika Dortmund mampu menampilkan performa seperti babak kedua di pertemuan pertama melawan Bayern, mereka tidak akan menjadi tim yang diremehkan.
Taruhan Gelar Bundesliga di Signal Iduna Park
Bayern Munich datang ke laga ini sebagai pemuncak klasemen Bundesliga dengan 60 poin dari 23 pertandingan. Sementara itu, Borussia Dortmund berada di posisi kedua dengan 52 poin, terpaut delapan angka. Kemenangan bagi Bayern akan memperlebar jarak menjadi 11 poin, yang secara praktis akan mengunci gelar juara Bundesliga bagi mereka. Sebaliknya, jika Dortmund berhasil meraih tiga poin, mereka akan memangkas selisih menjadi lima poin, membuka kembali persaingan gelar yang semakin memanas.
Skuad asuhan Vincent Kompany, Bayern Munich, menunjukkan performa impresif dengan memenangkan 19 dari 23 pertandingan Bundesliga dan mencetak 85 gol. Mereka juga baru saja bangkit dari periode kurang memuaskan dengan meraih empat kemenangan beruntun di semua kompetisi. Penyerang andalan mereka, Harry Kane, telah mencetak 45 gol dalam 37 pertandingan untuk klub dan negara musim ini. Pelatih Kompany menegaskan ambisinya, “Bagi saya, ini selalu menjadi gelar tersendiri,” dan menambahkan, “Ini adalah pertandingan yang Anda mainkan untuk sepak bola. Dalam pikiran saya, ini hanya tentang kemenangan.”
Di sisi lain, Dortmund, di bawah asuhan Niko Kovač, memiliki rekor tak terkalahkan dalam 16 pertandingan liga dan memenangkan tujuh dari delapan laga terakhir mereka. Namun, kekalahan di Liga Champions baru-baru ini menjadi pukulan telak yang harus segera diatasi. Kovač sendiri menyambut tantangan ini dengan optimisme, menyatakan, “Kami selalu senang bisa menguji diri kami melawan yang terbaik. Bayern adalah tim top, standar emas di Eropa.”
Pertemuan terakhir kedua tim di Bundesliga pada Oktober lalu berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Bayern Munich, berkat gol-gol dari Harry Kane dan Michael Olise. Dengan segala tensi dan taruhan yang ada, Der Klassiker kali ini dipastikan akan menyajikan drama sepak bola yang tidak boleh dilewatkan.