Bek Manchester United, Noussair Mazraoui, baru-baru ini membeberkan pandangannya mengenai dampak positif Michael Carrick sebagai pelatih kepala interim klub. Pemain internasional Maroko itu menyoroti pemahaman mendalam Carrick terhadap nilai-nilai dan sejarah Manchester United sebagai kunci di balik kebangkitan performa tim.
Michael Carrick, yang merupakan legenda klub dengan 464 penampilan selama karier bermainnya, ditunjuk sebagai pelatih kepala interim pada 13 Januari 2026. Ia mengambil alih posisi tersebut setelah pemecatan Ruben Amorim, dengan mandat untuk memimpin tim hingga akhir musim 2025/2026.
Sejak Carrick mengambil alih kemudi, Manchester United menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Tim berjuluk Setan Merah ini berhasil meraih lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, tanpa sekalipun menelan kekalahan. Hasil impresif ini membuat United kini berada di posisi keempat klasemen Premier League, dengan peluang besar untuk mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions.
Mazraoui, yang baru kembali dari tugas internasional di Piala Afrika, menyatakan bahwa ia sangat terkesan dengan pendekatan Carrick. “Dia memiliki sejarah besar di klub ini,” ujar Mazraoui kepada United Review, program resmi pertandingan klub. “Dia tahu klub ini dengan sangat, sangat baik.”
Pemain berusia 28 tahun itu melanjutkan, “Anda melihat dan merasakan itu dalam jenis kepelatihannya dan kata-kata yang dia sampaikan kepada kami dalam pertemuan-pertemuan. Anda benar-benar melihat bahwa dia tahu klub ini, benar-benar merasakan nilai klub ini, karena dia memiliki sejarah hebat di sini.”
Mazraoui juga menekankan bahwa pengalaman Carrick sebagai pemain yang memenangkan banyak trofi di Old Trafford memberikan perspektif unik. “Dia memenangkan hadiah-hadiah besar, jadi dia tahu bagaimana rasanya di masa-masa baik, di masa-masa buruk,” tambahnya. Menurutnya, peningkatan performa tim bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari kualitas dan pemahaman Carrick yang mendalam tentang klub.
Selain Carrick, Mazraoui juga memuji staf kepelatihan yang baru, termasuk asisten Steve Holland, Jonathan Woodgate, dan mantan rekan setimnya, Jonny Evans. “Seluruh staf sangat positif,” ungkap Mazraoui. “Mereka sangat, sangat jelas. Seluruh staf seperti berada dalam satu jalur. Mereka tahu apa yang mereka inginkan dan mereka memberi tahu kami apa yang mereka inginkan. Sangat jelas dan sangat positif, dengan cara yang benar-benar Anda pahami.”
Kiprah impresif Carrick sebagai pelatih interim telah menempatkannya sebagai kandidat kuat untuk posisi manajer permanen di Manchester United. Dengan sisa musim yang masih panjang, fokus utama adalah mempertahankan momentum positif dan mengamankan posisi di Liga Champions.