Pemerintah pusat melalui Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan komitmen penuh untuk membangun kembali Pasar Payakumbuh yang sebelumnya terbakar. Kepastian ini disampaikan setelah peninjauan langsung lokasi pasar pada Rabu (28/1/2026) oleh Menteri PU didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.
Sinergi Pusat dan Daerah untuk Ekonomi Rakyat
Dalam peninjauan tersebut, hadir pula Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, dan Bupati Lima Puluh Kota Safni. Andre Rosiade menekankan bahwa revitalisasi pasar ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga bentuk keberpihakan negara terhadap ekonomi kerakyatan. Ia menunjukkan kepada Menteri PU bagaimana kawasan sekitar pasar yang pada malam hari menjadi pusat aktivitas kuliner dan UMKM.
“Kalau malam di sini ramai sekali. Ini pusat ekonomi rakyat. Pasar harus dibangun kembali dengan konsep yang lebih baik, modern, dan berpihak kepada pedagang,” ujar Andre Rosiade, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.
Proses Administrasi dan Perencanaan Revitalisasi
Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa secara administrasi dan perencanaan awal, revitalisasi Pasar Payakumbuh telah memenuhi syarat. Desain dasar (basic design) telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh, dan sertifikat lahan juga dinyatakan aman.
“Langkah selanjutnya adalah menyelesaikan detail engineering design atau DED. Ini akan dikerjakan oleh Pemerintah Kota dengan koordinasi bersama Balai PU dan Satker Prasarana Strategis agar secara teknis segera siap,” jelas Dody Hanggodo.
Ia menambahkan bahwa konsep pembangunan dengan basement memungkinkan pembongkaran total bangunan lama karena pasar merupakan aset Pemerintah Kota. Skema teknis dan mekanisme lanjutan akan dibahas secara detail lintas instansi.
Anggaran dan Target Lelang
Dody Hanggodo memastikan bahwa anggaran bukan menjadi kendala setelah DED rampung. Proses lelang ditargetkan dapat dimulai pada akhir tahun 2026.
“Kalau anggaran itu bukan persoalan. Yang penting DED selesai. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat harus hadir mendukung ekonomi daerah. Pasar adalah salah satu penggerak utama ekonomi rakyat, apalagi Payakumbuh kuat di sektor kuliner,” katanya.
Revitalisasi Pasar Batusangkar Juga Masuk Agenda
Selain Pasar Payakumbuh, Dody Hanggodo juga memastikan bahwa revitalisasi Pasar Batusangkar masuk dalam agenda pemerintah pusat. Untuk pasar tersebut, desain awal telah tersedia dan saat ini sedang dalam tahap peninjauan.
“Mana yang paling siap secara teknis, itu yang kita dahulukan. Targetnya lelang akhir 2026 dan pembangunan fisik mulai 2027,” ujar Dody.
Meskipun pembangunan fisik ditangani pemerintah pusat, konsep dan pengelolaan pasar tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah. Namun, desain pasar harus mencerminkan identitas dan kearifan lokal.
“Ini pasar kota, jadi desainnya harus lokal, tidak boleh kehilangan karakter daerah,” tegasnya.
Ucapan Terima Kasih dan Tindak Lanjut
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri PU dan Andre Rosiade. Ia menilai kunjungan ini menegaskan sinergi kuat antara DPR RI dan pemerintah pusat dalam mengawal pembangunan infrastruktur ekonomi daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri PU dan Bapak Andre Rosiade yang telah memastikan komitmen pusat untuk membangun kembali Pasar Payakumbuh. Ini harapan besar bagi pedagang dan pelaku ekonomi rakyat yang selama ini menunggu kepastian,” ujar Elzadaswarman.
Pemerintah Kota Payakumbuh siap menindaklanjuti arahan Menteri PU dengan mempercepat penyusunan DED serta memastikan koordinasi teknis berjalan lancar. Elzadaswarman menambahkan bahwa revitalisasi pasar ini akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi kota secara menyeluruh.
“Kami akan bekerja cepat agar seluruh persyaratan teknis segera rampung. Revitalisasi pasar ini bukan hanya membangun gedung, tetapi membangun kembali denyut ekonomi rakyat Payakumbuh. Sinergi pusat dan daerah seperti ini sangat kami harapkan,” tutupnya.






