Menteri PU Ungkap Penyebab Banjir Bekasi, Rencana Tambah Bendungan Jadi Solusi

Author Image

Irfan

30 Januari 2026

Foto: Menteri Pu Doddy Hanggodo Saat Diwawancarai Di Padang, Sumatera Barat (ahmad Arfah/detik)
Foto: Menteri PU Doddy Hanggodo saat diwawancarai di Padang, Sumatera Barat (Ahmad Arfah/detik)

Bekasi, Indonesia – Banjir melanda sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat, akibat curah hujan yang sangat tinggi. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Doddy Hanggodo, menyatakan bahwa fenomena alam ini di luar prediksi dan menjadi duka bagi semua pihak.

Penyebab Banjir

Doddy Hanggodo menjelaskan bahwa banjir di Bekasi dan Karawang disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang berlangsung selama beberapa hari berturut-turut. “Yang terjadi di Bekasi dan Karawang itu berawal dari curah hujan yang super tinggi beberapa hari selama beberapa hari berturut,” ujar Doddy di Padang, Kamis (29/1/2026).

Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Jakarta, Bogor, dan sekitarnya hingga saat ini menyebabkan sungai-sungai di daerah tersebut meluap. “Hingga detik kita ngobrol ini pun di Jakarta, Bogor, dan sekitarnya masih juga hujan. Itu yang terjadi. Yang kedua memang sungai-sungai di sekitar situ akhirnya karena curah hujan yang sangat tinggi menjadi meluap,” tuturnya.

Kendala Penanganan Banjir

Lebih lanjut, Menteri Doddy mengungkapkan bahwa penanganan banjir terhambat oleh kondisi air laut yang sedang pasang tinggi. Hal ini menyulitkan upaya pengembalian air yang meluap ke sungai. “Masalahnya pada saat itu laut lagi pasang tinggi, kita tidak bisa melawan alam kan. Yasudah tertahan (banjirnya) beberapa hari,” ungkapnya.

Solusi Jangka Panjang: Pembangunan Bendungan

Menghadapi situasi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum berencana untuk menambah jumlah bendungan sebagai solusi jangka panjang penanganan banjir. Awalnya, fokus hanya pada penguatan fungsi bendungan yang sudah ada, namun kini rencana tersebut diperluas. “Solusinya kalau kita lihat seperti ini ya adalah membangun bendungan di beberapa tempat,” jelasnya.